Advertorial Pemkab Rohul

Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Rohul H.Sukiman Bersama GM PT Torganda Riau dan Petani Tanam Jagung di Tambusai Utara.

Kamis, 16 Juli 2020 | 10:26:02 WIB
Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Rohul H.Sukiman Bersama GM PT Torganda Riau dan Petani Tanam Jagung di Tambusai Utara.
Ket Foto : Bupati H.Sukiman dan GM PT Torganda Wilayah Riau saat  menanam jagung, bersama Kelompok Tani HKM Rawa Seribu, di Desa Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai Utara, mendukung ketahanan pangan dimasa pademi Covid-19.

ROHUL-Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu komit  mendukung dan mensukseskan upaya ketahanan pangan yang terus pemerintah gaungkan, terlebih dimasa Pandemi Covid-19 yang saat ini sedang melanda. 

Bukti komitmen tersebut, melalui Gerakan Tanam Bersama Jagung Hibrida tahun 2020, lagi Bupati Rohul H. Sukiman turun menanam jagung hibrida  bersama Kelompok Tani HKM Rawa Seribu, di Desa Tambusai Utara, Kecamatan Tambusai Utara Kamis(16/7/2020).

Gerakan menanam jagung, dihadiri Sekda Rohul H. Abdul Haris S.Sos M.Si, Asisten I Ir Ruslan, Kadis Kominfo Rohul Drs Yusmar M.Si, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Rohul Mubrizal SP MMA dan Kepala OPD lainnya.

Selain itu, juga hadir GM PT Torganda Sabar Manik, Camat Tambusai Utara Mastur S.Sos M.Si, Kepala Desa Tambusai Utara Ismar Antoni SE.i, Ketua Kelompok Tani HKM Rawa Seribu Sariman Siregar.

Dikatakan Ketua Kelompok Tani HKM Rawa Seribu Sariman Siregar, bahwa Gerakan Tanam Bersama Jagung Hibrida bentuk sinergisistas program Pemerintah dengan kelompok tani.

Dirinya berterima kasih ke Bupati Rohul dan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Rohul, yang sudah membantu penyediaan bibit jagung Hibrida jenis Bisi 18.

"Luas lahan yang ditanam Poktan HKM Rawa Seribu sekitar 4 hektar, 1 hektar berada dipinggir jalan Desa. Tujuan tanaman jagung ini berharap bisa memotivasi masyarakat dalam meningkatkan produtivitas tanaman Palawaija," harapnya

Sariman.menambahkan, dengan adanya Program itu untuk menstimulasi masyarakat. Kelompok tani saat ini masih ada kendala terkait kekurangan fasilitas alat pertanian untuk mengola lahan seperti Jonder dan Traktor.

Sementara itu, Kepala Desa Tambusai Utara Ismar Antoni SE mengaku, setelah diinventarisasi ada lahan seluas 4 hektar tanah milik desa. Sesuai musyawarah, 1 setengah hektar dipergunakan untuk lapangan olahraga didusun 3 dan 4.

"Mendukung penanaman padi, jagung dan kedele harus didukung dengan peralatan yang memadai, seperti saat ini petani sangat membutuhkan Jonder untuk mengolah lahan pertanian. Kami harap ada perhatian Bapak Bupati untuk pengadaannya," tutur Kades Tambusai Utara 

Menanggapi tersebut,Bupati Rohul H. Sukiman menyatakan, melalui Gerakan Tanam Bersama Jagung Hibrida,  merupakan terobosan yang diharapkan mampu berikan kontribusi dalam rangka mendukung dan mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional khususnya di Rohul.

"Dengan menanam jagung Hibrida, langkah yang bagus dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan Nasional, apalagi dampak Pandemi saat ini ekonomi melambat, jadi dengan memanfaatkan lahan kosong ini dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat," harap Bupati

Lanjut Bupati atas nama Pemkab Rohul berterimakasih dan berinya apresiasi kepada  Kelompok Tani HKM Rawa Seribu dan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Rohul yang sudah mengalokasi bantuan benih jagung ke petani di Rohul. 

"Penanaman padi, jagung dan kedele (Pajale) diharapkan dapat membantu ekonomi masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan, apalagi untuk Tambusai Utara Tanam Jagung seluas 325 hektar," tutur Bupati, dan dirinya minta ke kelompok tani berkoordinasi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura lahan seluas 325 hektar dapat dimanfaatkan sekaligu untuk gimana pengadaan Traktor dan jonder tersebut.

"Saya tidak mau realisasi laporan 25 hektar, agar masyarakat kita benar menyiapkan lahan, dengan harapan untuk ketahanan pangan. Jadi kegiatan ini bukan hanya perencananan tapi harus ada realisasinya," imbau Bupati Sukiman

Tegas Bupati minta  PPL untuk terus ikut mendampingi Petani dalam pelaksanaan kegiatan pengembangan jagung hibrida sehingga petani dapat memperoleh hasil sesuai dengan harapan.

"Supaya masyarakat terbantu dan hasil memuaskan, PPL harus melakukan pendampingan kelompok taninya," tegas Bupati Rohul.

Ditempat yang sama, Kadis TPH Rohul Mubrizal SP MMA mengaku, Pemkab Rohul konsen terhadap pertanian, tidak hanya semata di sentral padi, jagung juga sangat berpotensi untuk dikembangkan.

"Bantuan benih Jagung ini bersumber dari APBN 2020 melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Rohul. Lahan tani masyarakat 365 hektar dibantu benih 30 Kg per Hektar, dengan jenis benih Jagung Hibrida Bisi 18. Kemudian juga mendapat pembinaan dan pendampingan PPL," ucapnya

“Terkait permintaan alat pertanian seperti traktor dan Jonder, kami minta ke kelompok tani membuat Proposal. Lalu kami usulkan ke Kementerian atau Provinsi. Berharap benih jagung unggulan mendorong agar termotivasi masyarakat hingga dapat menanam jagung ke depannya," harapnya.*** (Adv/Pemkab Rokan Hulu)