<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://riaurealita.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://riaurealita.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Corporate Visit Mahasiswa Humas UMRI ke Bank Indonesia KPW Riau</title><link>https://riaurealita.com/detail/34090/corporate-visit-mahasiswa-humas-umri-ke-bank-indonesia-kpw-riau</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU &lt;/strong&gt;&#45; Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi (Humas) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melakukan corporate visit ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau pada Kamis, 16 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari UAS mata kuliah Komunikasi Bisnis yang diampu oleh Muhammad Untung Surapati, M.I.Kom.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari diskusi tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran bahwa fungsi kehumasan BI Riau berada di bawah Tim Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEKDA), sehingga strategi komunikasinya menyatu erat dengan kebijakan ekonomi daerah. Sebagai lembaga publik nonprofit, peran kehumasan di tingkat kantor perwakilan lebih bersifat advisory dan mengikuti arahan BI Pusat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara internal, arah komunikasi bersifat sentralistik: setiap kantor daerah mengacu pada satu &quot;Tema Komunikasi&quot; hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang wajib diimplementasikan. Untuk komunikasi eksternal, BI Riau memantau sentimen publik secara ketat dan bekerja sama dengan media massa arus utama, dengan seorang PIC khusus sebagai penghubung media. Untuk menyasar anak muda, BI Riau menjalankan program Riau Literasi Action bersama para influencer.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mahasiswa juga mencatat tantangan komunikasi berupa kesenjangan sudut pandang: materi edukasi ekonomi BI kerap dianggap publik terlalu kaku, sementara isu ekonomi penting justru sering direspons hanya sebagai candaan. Untuk aduan publik, tersedia kanal BICARA 131 via QR code. Dalam krisis, seperti hoaks QRIS atau rupiah, publik diarahkan ke bi.go.id, dan jika eskalasinya besar, pimpinan tertinggi BI turun langsung menghadapi publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ke depan, BI Riau berencana memperluas Riau Literasi Action, menjaring talenta internal untuk mengelola konten, serta mempercepat diseminasi hasil RDG agar diumumkan pada hari yang sama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kunjungan ini menjadi bagian penilaian UAS Komunikasi Bisnis Prodi Ilmu Komunikasi UMRI, sekaligus pengalaman langsung mahasiswa mengamati pengelolaan komunikasi kelembagaan Bank Indonesia di daerah. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaurealita.com/assets/berita/original/81935376783-humas_umri.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Jul 2026 23:19:03 +0700</pubDate><guid>https://riaurealita.com/detail/34090/corporate-visit-mahasiswa-humas-umri-ke-bank-indonesia-kpw-riau</guid></item><item><title>Kurang dari 1Jam! Polsek Teluk Meranti Amankan Terduga Pencabulan Anak 12 Tahun</title><link>https://riaurealita.com/detail/34089/kurang-dari-1jam-polsek-teluk-meranti-amankan-terduga-pencabulan-anak-12-tahun</link><description>&lt;p&gt;TELUK MERANTI &#45; Polsek Teluk Meranti bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan pencabulan terhadap anak laki&#45;laki di bawah umur. Kurang dari satu jam setelah laporan diterima, terduga pelaku berinisial MN, 32 tahun, berhasil diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perkara ini terbongkar pada Selasa (14/7/2026) setelah orang tua korban berinisial W menemukan pesan dan foto mencurigakan di ponsel miliknya. Setelah menanyakan langsung kepada anaknya, R, 12 tahun, korban mengaku telah mengalami dugaan perbuatan cabul yang dilakukan oleh terlapor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mendapat pengakuan tersebut, orang tua korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Teluk Meranti. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan menuju lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Berkat kesigapan personel di lapangan, terduga pelaku berhasil kami amankan dalam waktu kurang dari satu jam sejak laporan diterima, sehingga proses penyidikan dapat segera dilakukan,&quot; jelas Kapolsek Teluk Meranti IPDA Vicki Rizky.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara melalui IPDA Vicki Rizky menegaskan, penanganan cepat ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam melindungi masyarakat, khususnya anak&#45;anak sebagai kelompok rentan korban tindak pidana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami memastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara cepat, profesional, dan transparan. Terduga pelaku telah kami amankan dan proses penyidikan akan dilakukan secara menyeluruh sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kami juga akan memastikan korban mendapatkan pendampingan yang dibutuhkan selama proses penanganan perkara,&quot; kata IPDA Vicki Rizky di Teluk Meranti, Rabu (22/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini kasus ditangani Unit Reskrim Polsek Teluk Meranti. MN disangkakan melanggar Pasal 415 huruf b Undang&#45;Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang&#45;Undang Hukum Pidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaurealita.com/assets/berita/original/42037423736-img_20260722_181159.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Jul 2026 18:13:00 +0700</pubDate><guid>https://riaurealita.com/detail/34089/kurang-dari-1jam-polsek-teluk-meranti-amankan-terduga-pencabulan-anak-12-tahun</guid></item><item><title>Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Turun ke Kebun, Dukung Swasembada Pangan Lewat Tanaman Cabai</title><link>https://riaurealita.com/detail/34088/bhabinkamtibmas-polsek-teluk-meranti-turun-ke-kebun-dukung-swasembada-pangan-lewat-tanaman-cabai</link><description>&lt;p&gt;Teluk Meranti &#45; Sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada dan ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti melaksanakan monitoring tanaman cabai milik warga di wilayah binaannya, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Senin (20/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas mengecek kondisi tanaman sekaligus memberikan motivasi kepada warga agar terus memanfaatkan lahan yang dimiliki untuk bercocok tanam guna meningkatkan hasil pertanian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Teluk Meranti, IPDA Vicki Rizky, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan semangat masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian sehingga mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaurealita.com/assets/berita/original/66142221721-img-20260720-wa0011.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Jul 2026 16:37:41 +0700</pubDate><guid>https://riaurealita.com/detail/34088/bhabinkamtibmas-polsek-teluk-meranti-turun-ke-kebun-dukung-swasembada-pangan-lewat-tanaman-cabai</guid></item><item><title>Buka Pendidikan Bintara SPKT, Kapolda Riau: Tugas Polisi Melayani, Bukan Sekadar Berseragam</title><link>https://riaurealita.com/detail/34087/buka-pendidikan-bintara-spkt-kapolda-riau-tugas-polisi-melayani-bukan-sekadar-berseragam</link><description>&lt;p&gt;KAMPAR &#45; Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan resmi membuka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Berkemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Tahun Anggaran 2026 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau, Senin (20/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa pendidikan ini bukan sekadar mengubah status masyarakat menjadi anggota Polri, tetapi menjadi proses pembentukan karakter, moral, integritas, serta kemampuan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolda mengucapkan selamat kepada seluruh peserta didik yang berhasil lolos dari ribuan pendaftar di seluruh Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saudara adalah putra&#45;putri terbaik bangsa yang berhasil menyisihkan ribuan pendaftar untuk mengikuti pendidikan di lembaga ini. Jalani pendidikan ini dengan sebaik&#45;baiknya,&quot; kata Herry.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Berkemampuan SPKT akan berlangsung selama lima bulan. Secara nasional, pendidikan ini diikuti 4.799 peserta didik, terdiri dari 709 polisi wanita yang menjalani pendidikan di Sepolwan dan 4.090 polisi pria di 31 Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda di seluruh Indonesia. Khusus di Polda Riau, pendidikan diikuti oleh 119 peserta didik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Herry, jumlah peserta dan penyelenggaraan pendidikan di berbagai SPN menunjukkan komitmen Polri dalam menyiapkan personel yang profesional dan mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pendidikan ini bukan sekadar mengubah status seseorang menjadi anggota Polri, melainkan proses transformasi pengetahuan, keterampilan, sikap, karakter, mental, dan budaya agar menjadi personel yang profesional,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tahun ini, pendidikan mengusung tema &quot;Membangun Keutamaan Pendidikan Polri Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolda menjelaskan, tema tersebut menegaskan bahwa pendidikan Polri tidak hanya membentuk personel yang tangguh secara fisik dan terampil dalam bertugas, tetapi juga memiliki moralitas, integritas, kemampuan berpikir kritis, serta mampu menjawab tantangan perkembangan lingkungan strategis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menekankan, keberhasilan pendidikan tidak diukur dari beratnya latihan, melainkan dari lahirnya anggota Polri yang profesional, berintegritas, humanis, dan mampu melayani masyarakat dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai calon personel SPKT, para peserta didik nantinya akan menjadi garda terdepan pelayanan kepolisian karena menjadi pihak pertama yang menerima masyarakat saat datang ke kantor polisi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Masyarakat datang ke kantor polisi sering kali membawa masalah, ketakutan, kebingungan, bahkan keputusasaan. Karena itu, personel SPKT harus mampu menerima laporan dengan cepat, berkomunikasi secara santun, memberikan kepastian hukum, serta menghadirkan pelayanan prima,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolda berharap lulusan pendidikan SPKT menjadi personel yang profesional, berkarakter Bhayangkara, memiliki kompetensi pelayanan publik, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia, demokrasi, dan nilai&#45;nilai kemanusiaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepada para peserta didik, Herry berpesan agar meningkatkan keimanan dan ketakwaan, mempersiapkan fisik dan mental, menaati seluruh aturan pendidikan, menghormati tenaga pendidik, serta menjaga solidaritas selama menjalani pendidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengingatkan peserta untuk meninggalkan sikap manja, individualistis, dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi setiap tantangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kalau kalian lelah, ingat kembali tujuan datang ke tempat ini. Kalau merasa tertekan, ingat bahwa tekanan yang dikelola dengan baik akan membentuk ketangguhan. Jika ingin menyerah, ingatlah orang tua dan keluarga yang menitipkan harapan dan kebanggaan kepada kalian,&quot; pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain kepada peserta didik, Kapolda memberikan arahan kepada kepala SPN, tenaga pendidik, instruktur, pengasuh, dan tenaga kependidikan agar menyelenggarakan pendidikan secara profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kualitas lulusan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan tidak boleh ada praktik kekerasan maupun hukuman yang merendahkan martabat peserta didik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Terapkan disiplin secara tegas, adil, dan konsisten. Hindari segala bentuk kekerasan, hukuman yang merendahkan martabat, serta tindakan yang bertentangan dengan hukum dan nilai&#45;nilai kemanusiaan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Herry, pendidikan yang keras bukan berarti menghalalkan kekerasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Latihan boleh berat, tetapi tidak boleh kehilangan martabat. Ketegasan harus membentuk karakter, bukan menumbuhkan dendam. Tekanan latihan harus memperkuat daya juang, bukan merusak fisik dan mental peserta didik,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaurealita.com/assets/berita/original/3146034544-img_20260720_092250.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Jul 2026 09:26:43 +0700</pubDate><guid>https://riaurealita.com/detail/34087/buka-pendidikan-bintara-spkt-kapolda-riau-tugas-polisi-melayani-bukan-sekadar-berseragam</guid></item><item><title>Riau Bhayangkara Run 2026 Pecah Rekor, 15 Ribu Pelari Kampanyekan &apos;Riau Melawan Karhutla&apos;</title><link>https://riaurealita.com/detail/34086/riau-bhayangkara-run-2026-pecah-rekor-15-ribu-pelari-kampanyekan-riau-melawan-karhutla</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU &#45; Event lari terbesar di Sumatra, Riau Bhayangkara Run (RBR) 2026, resmi digelar di Pekanbaru, Minggu (19/7/2026). Sebanyak 15.000 pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara ambil bagian dalam ajang yang mengusung tema &quot;Run with Purpose, Move Forward with Riau&quot; sekaligus mengampanyekan gerakan &quot;Riau Melawan Karhutla&quot;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara dibuka dengan flag off oleh Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo, dan Kajati Riau I Dewa Gede Wirajana di depan Mapolda Riau yang menjadi titik start dan finis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Flag off kategori Half Marathon (21K) dilakukan pukul 05.30 WIB, disusul kategori 10K dan 5K pada pukul 06.00 WIB. Sebelum pelepasan peserta, rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan arahan keselamatan lomba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, para pejabat utama Polda Riau, serta Karorena Polda Riau Kombes Pol Daniel Widya Mucharam selaku Ketua Panitia Riau Bhayangkara Run 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mengatakan Riau Bhayangkara Run 2026 bukan sekadar ajang olahraga, melainkan gerakan bersama untuk membangun kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khususnya dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hari ini kita merayakan Hari Bhayangkara ke&#45;80 bersama masyarakat dengan mengusung tema &apos;Riau Melawan Karhutla&apos;. Kita juga mengajak seluruh masyarakat menjaga gajah, harimau, dan ekosistem yang ada di Provinsi Riau. Melalui kegiatan ini kita menumbuhkan komitmen kebersamaan dalam suasana yang sehat,&quot; ujar Kapolda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengajak seluruh peserta untuk ikut menjaga alam sebagai investasi bagi generasi mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jika kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengapresiasi penyelenggaraan Riau Bhayangkara Run 2026 yang dinilai menjadi bentuk nyata kampanye penyelamatan lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui Riau Bhayangkara Run dengan tema &apos;Riau Melawan Karhutla&apos;, kita menunjukkan komitmen bersama untuk melawan kebakaran hutan dan lahan,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Riau Bhayangkara Run 2026 diikuti 15.000 peserta, terdiri dari 2.511 pelari kategori Half Marathon (21K), 5.000 peserta kategori 10K, dan 7.569 peserta kategori 5K.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berbeda dari tahun sebelumnya, peserta tahun ini mendapatkan merchandise berupa boneka anak gajah Nona Seroja yang membawa bibit pohon. Bibit tersebut diharapkan ditanam oleh para peserta sebagai simbol kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui konsep Green Policing, Polda Riau ingin menjadikan Riau Bhayangkara Run lebih dari sekadar perlombaan lari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ajang ini diharapkan menjadi media edukasi untuk membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga hutan, melindungi satwa liar, dan mencegah karhutla merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alam ini bukan warisan yang bebas kita habiskan, melainkan titipan yang wajib kita jaga dan rawat untuk generasi mendatang,&quot; tegas Kapolda Riau.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://riaurealita.com/assets/berita/original/84739611349-img-20260719-wa0018.jpg"/><pubDate>Sun, 19 Jul 2026 09:56:42 +0700</pubDate><guid>https://riaurealita.com/detail/34086/riau-bhayangkara-run-2026-pecah-rekor-15-ribu-pelari-kampanyekan-riau-melawan-karhutla</guid></item></channel></rss>