RIAUREALITA.COM — Pebalap KTM Pedro Acosta angkat bicara soal persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026. Rider berusia 22 tahun itu menilai Marc Marquez punya modal cukup untuk merebut titel kesepuluhnya.
Marquez kini berada di posisi kedua klasemen, terpaut 19 poin dari Jorge Martin dan unggul lima angka atas Marco Bezzecchi. Padahal pebalap Ducati itu sempat tertinggal 90 poin dari duo Aprilia tersebut.
Momentum Marquez Berbalik di Paruh Kedua Musim
Kebangkitan Marquez disebut Acosta sebagai faktor penentu. Menurutnya, pebalap Spanyol itu sudah mengumpulkan terlalu banyak poin untuk dibiarkan lolos dari perburuan gelar.
"Masalahnya adalah, Marc telah memperoleh banyak sekali angka sehingga dia sudah membangun banyak momentum di musim ini," kata Acosta, dilansir Motorsport. "Ada sirkuit-sirkuit di depan yang sangat cocok dengan dia."
Sirkuit yang Menguntungkan Marquez di Sembilan Seri Tersisa
Acosta menyoroti karakter sirkuit yang akan disinggahi pada sembilan seri terakhir. Menurutnya, hampir semua venue cocok dengan gaya balap Marquez, kecuali dua sirkuit.
"Terlepas dari Indonesia, kurasa tidak ada satu sirkuit pun yang tidak dia menangi. Dari seluruh balapan yang tersisa, hanya itu dan Portimao yang bisa berjalan buruk buat dia: kurasa dia belum pernah finis di sana," ujar Acosta.
Pengalaman Jadi Pembeda dari Duo Aprilia
Bagi Acosta, konsistensi Marquez bahkan di hari buruk tetap menghasilkan poin. Pebalap berjuluk El Tiburon itu dinilai punya kemampuan memaksimalkan setiap balapan.
"Dan bahkan seandainya mereka tidak menghapus Qatar dari kalender, dia telah membangun banyak sekali momentum dan di hari yang buruk, dia masih mendapatkan angka di manapun," sambungnya.
Acosta juga mengingatkan soal ketenangan Marquez saat berada di bawah tekanan. Ia merujuk pada aksi Marquez di tikungan pertama MotoGP Aragon sebagai contoh.
"Di saat Marc harus mendesak, dia akan melakukannya seperti yang dia lakukan di tikungan pertama di Aragon. Jadi, kurasa ini akan jadi persaingan ketat sampai balapan terakhir, tapi Marc itu kan pebalap yang punya pengalaman terbanyak. Dia seharusnya memenangi kejuaraan dunia ini," tutup Acosta.
Jadwal: Misano Jadi Titik Awal Sembilan Seri Penentuan
Persaingan memasuki fase krusial mulai akhir pekan ini. MotoGP San Marino 2026 di Misano menjadi seri pembuka dari sembilan balapan tersisa.
Misano punya catatan istimewa bagi Marquez. Ia merupakan pemenang terbanyak di sirkuit tersebut, termasuk dua edisi terakhir yang ia lakoni.

