Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Tim SAR gabungan memperluas area pencarian lima jurnalis hilang di perairan Selat Sunda.

RIAUREALITA.COM — Perluasan area ini menjadi respons atas kondisi cuaca dan arus laut yang memengaruhi sebaran lokasi pencarian. Selain mencari keberadaan awak media, tim di lapangan juga memantau situasi terkini Gunung Anak Krakatau yang masih berstatus aktif.

Siapa 5 Jurnalis yang Hilang Kontak

Kelima jurnalis tersebut hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan erupsi Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. Mereka dilaporkan tidak kembali setelah berangkat meliput ke kawasan gunung berapi tersebut.

Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai identitas lengkap kelima awak media maupun media tempat mereka bekerja. Tim SAR gabungan masih fokus pada upaya pencarian dan penyisiran di lokasi kejadian.

Perluasan Area Pencarian dan Metode Tim SAR

Tim SAR gabungan memperluas jangkauan pencarian ke sejumlah titik baru di perairan Selat Sunda. Langkah ini diambil karena arus laut berpotensi menggeser posisi korban dari lokasi awal hilang kontak.

Operasi melibatkan unsur dari berbagai instansi yang tergabung dalam tim SAR gabungan. Pemantauan dilakukan dari jalur laut, sementara situasi Gunung Anak Krakatau terus dipantau untuk memastikan keselamatan tim di lapangan.

Kondisi Terkini Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau masih menunjukkan aktivitas vulkanik yang menjadi perhatian tim pemantau. Situasi terkini gunung ini menjadi pertimbangan utama dalam menentukan jalur dan waktu operasi pencarian.

Perkembangan aktivitas gunung dilaporkan secara berkala untuk menyesuaikan strategi pencarian. Tim di lapangan memadukan data vulkanologi dengan kondisi laut sebelum menentukan area prioritas berikutnya.

Liputan Langsung KompasTV

Perkembangan operasi pencarian dan situasi Gunung Anak Krakatau dilaporkan jurnalis KompasTV, Zefanya Situmeang, bersama juru kamera Roy Ilman, dalam program Sapa Indonesia Pagi, Kamis (10/9/2026).

Laporan tersebut mencakup rencana Tim SAR dalam pencarian saat ini serta update terkini kondisi gunung. Pemirsa dapat mengikuti perkembangan melalui kanal siaran dan aplikasi KompasTV.

Tim SAR gabungan belum mengumumkan tenggat operasi pencarian. Perkembangan situasi Anak Krakatau dan hasil penyisiran di lapangan akan menentukan arah operasi pada hari-hari berikutnya.


Berita Lainnya

Index
Galeri