Review HP OmniBook 5: Tipis 11,7 mm Tapi Baterai 42 Jam

Review HP OmniBook 5: Tipis 11,7 mm Tapi Baterai 42 Jam
Laptop HP OmniBook 5 dipamerkan dengan bodi setipis 11,77 mm dan bobot 1,16 kg.

RIAUREALITA.COM — HP OmniBook 5 hadir dengan bodi setipis 11,77 mm dan bobot 1,16 kg, tapi klaim baterai 42 jam jadi daya tarik utamanya. Laptop Windows ini dipasarkan sebagai penantang MacBook Neo di segmen laptop tipis, dengan pilihan prosesor Intel Core 7 ber-NPU atau Qualcomm Snapdragon X. Pertanyaannya, apakah angka-angka itu bertahan di pemakaian nyata?

HP memperkenalkan OmniBook 5 sebagai laptop Windows terbaru untuk kebutuhan komputasi harian. Perangkat ini menyasar pengguna yang butuh laptop ringan untuk kerja, belajar, bikin konten, sampai hiburan. Posisinya di pasar jelas: bersaing langsung dengan laptop tipis sekelas MacBook Neo.

Sayangnya, sebagian besar klaim di atas masih berbasis spesifikasi resmi dan pengujian internal HP. Belum ada data pengujian independen yang bisa memverifikasi angka-angka tersebut di kondisi pemakaian sehari-hari.

Desain dan Mobilitas: 11,77 mm dengan Engsel 180 Derajat

Ketebalan 11,77 mm dan bobot 1,16 kg menempatkan OmniBook 5 di kelas laptop ultraportable. Angka ini kompetitif untuk ukuran laptop Windows, meski belum tentu yang tertipis di kelasnya.

Engsel yang bisa dibuka hingga 180 derajat memberi fleksibilitas saat presentasi atau berbagi layar. Dua port USB-C disiapkan untuk berbagai fungsi, meski bahan tidak menyebut apakah keduanya mendukung Thunderbolt atau hanya USB standar.

Layar OLED 2,5K: 620 Nits dan DCI-P3 100 Persen

Panel OLED dengan resolusi hingga 2,5K jadi nilai jual utama. Cakupan warna DCI-P3 hingga 100 persen dan kecerahan puncak 620 nits menempatkannya di atas rata-rata laptop konsumen.

Untuk kerja kreatif ringan seperti editing foto atau video pendek, kombinasi ini cukup memadai. Kecerahan 620 nits juga membantu saat dipakai di ruangan terang, meski belum setara laptop premium yang menembus 1.000 nits.

Dua Pilihan Prosesor: Intel Core 7 vs Snapdragon X

OmniBook 5 tersedia dalam dua jalur prosesor. Versi Intel memakai Core 7 dengan NPU terintegrasi untuk pemrosesan fitur berbasis AI. Versi Qualcomm memakai Snapdragon X dengan delapan inti dan NPU, dipasangkan RAM 16 GB serta penyimpanan 512 GB.

Kapasitas RAM 16 GB pada model Snapdragon X jadi pembeda yang sering dibandingkan dengan MacBook Neo. Perbedaan memori ini berpengaruh langsung ke kemampuan menjalankan banyak tab browser dan aplikasi secara bersamaan.

Perlu dicatat, bahan tidak menyebut varian RAM untuk model Intel. Jadi belum jelas apakah versi Core 7 juga tersedia dengan 16 GB atau hanya opsi yang lebih kecil.

Baterai 42 Jam: Klaim yang Perlu Diuji Sendiri

HP mengklaim daya tahan baterai hingga 42 jam berdasarkan pengujian pemutaran video lokal. Angka ini terbilang sangat tinggi untuk laptop Windows.

Pengujian video lokal biasanya memberi hasil paling optimistis. Pemakaian nyata dengan banyak tab, aplikasi meeting, dan kecerahan layar tinggi umumnya menurunkan angka tersebut secara signifikan. Tanpa data pengujian independen, klaim 42 jam sebaiknya dianggap sebagai batas atas, bukan ekspektasi harian.

Fitur Pendukung: Windows Hello, Poly Studio, DTS Ultra

Kamera IR FHD dengan Windows Hello memungkinkan login tanpa password. Dua mikrofon dan sistem audio Poly Studio dengan DTS Ultra disiapkan untuk kebutuhan komunikasi dan hiburan.

Kombinasi ini relevan untuk pengguna yang sering meeting online. Kualitas mikrofon dan speaker baru bisa dinilai setelah pengujian langsung, karena spesifikasi audio tidak selalu mencerminkan performa nyata.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

  • Belum ada harga resmi untuk pasar Indonesia dalam bahan yang tersedia
  • Klaim baterai 42 jam berasal dari pengujian internal HP, bukan pihak independen
  • Varian RAM untuk model Intel Core 7 tidak disebutkan secara rinci
  • Belum jelas apakah port USB-C mendukung Thunderbolt atau hanya USB standar
  • Ketersediaan resmi dan layanan purna jual di Indonesia belum dikonfirmasi

Verdict: Menarik di Atas Kertas, Tunggu Uji Nyata

OmniBook 5 punya kombinasi spesifikasi yang menjanjikan: bodi tipis, layar OLED 2,5K, dan pilihan prosesor dengan NPU. Untuk pengguna yang butuh laptop ringan dengan fokus mobilitas dan konsumsi daya, perangkat ini layak masuk daftar pertimbangan.

Namun tanpa harga resmi Indonesia dan pengujian independen, sulit menilai apakah OmniBook 5 benar-benar menyaingi MacBook Neo atau sekadar mendekati. Calon pembeli sebaiknya menunggu review berbasis pengujian nyata sebelum mengeluarkan dana puluhan juta rupiah.


Berita Lainnya

Index
Galeri