Amankan Aset Daerah dan Dukung Program Presiden, Muklisin Boyong ASN Goro Massal di Kebun Nopi

Amankan Aset Daerah dan Dukung Program Presiden, Muklisin Boyong ASN Goro Massal di Kebun Nopi

Kuansing- Menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) ke-27, Pemerintah Kabupaten Kuansing mengerahkan jajaran aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai untuk melakukan gotong royong (goro) massal di kawasan Kebun Nopi, Jumat (2/10/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Plt Bupati Kuansing H. Muklisin bersama Ketua DPRD Kuansing H. Juprizal, Pj Sekda Kuansing Drs. Muradi, M.Si, dan Ketua Koni Kuansing Andi Cahyadi serta diikuti seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing.

Bukan sekadar aksi bersih-bersih, goro massal ini menjadi langkah Pemkab Kuansing untuk memastikan kawasan Kebun Nopi tetap bersih, tertata sekaligus terawat. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengamankan dan menjaga aset daerah agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Sejak pagi, para pegawai terlihat membersihkan sejumlah titik kawasan Kebun Nopi, mulai dari lingkungan sekitar lokasi kegiatan hingga area yang membutuhkan penataan. Kegiatan dilakukan secara bersama-sama dengan semangat gotong royong.

Pj Sekda Kuansing Drs. Muradi, M.Si mengatakan, gerakan gotong royong tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Kuansing terhadap program Presiden Prabowo Subianto melalui gerakan Indonesia Asri.

“Program Presiden melalui Indonesia Asri sudah kita lakukan dan sudah kita launching. Ke depan, kegiatan seperti ini akan kita terapkan setiap hari Jumat,” ujar Muradi.

Menurut Muradi, kebersihan lingkungan tidak boleh hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan. Seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat harus memiliki kepedulian yang sama terhadap lingkungan, termasuk dalam menjaga fasilitas dan aset milik pemerintah.

“Ini harus menjadi gerakan bersama. Kita ingin lingkungan pemerintahan, fasilitas umum dan aset daerah tetap bersih, rapi dan terpelihara,” tegasnya.

Kawasan Kebun Nopi memiliki arti penting dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Kuansing ke-27. Dalam waktu dekat, kawasan tersebut akan menjadi salah satu pusat kegiatan masyarakat, khususnya pelaksanaan Pacu Jalur Mini yang dijadwalkan berlangsung 9–11 Oktober 2026.

Dengan adanya agenda tersebut, Pemkab Kuansing ingin memastikan kawasan Kebun Nopi benar-benar siap, baik dari sisi kebersihan maupun penataan lingkungan.

Muradi mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah serta masyarakat untuk ikut menjaga kawasan tersebut, bukan hanya menjelang pelaksanaan kegiatan, tetapi secara berkelanjutan.

“Apalagi Kebun Nopi akan menjadi lokasi Pacu Jalur Mini. Mari kita jaga bersama, sehingga kawasan ini tidak hanya siap untuk kegiatan, tetapi juga menjadi aset daerah yang terawat dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pemkab Kuansing berharap semangat gotong royong yang kembali digelorakan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Gerakan itu diharapkan menjadi kebiasaan bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap fasilitas dan aset milik daerah.

Dengan demikian, kawasan Kebun Nopi tidak hanya siap menyambut kemeriahan Hari Jadi Kuansing ke-27, tetapi juga dapat terus dimanfaatkan sebagai ruang kegiatan masyarakat dan menjadi salah satu aset daerah yang memberikan manfaat jangka panjang.


Berita Lainnya

Index
Galeri