RIAUREALITA.COM — Xiaomi mencatat penjualan 40 ribu unit kendaraan sepanjang September 2026, capaian yang memperkuat posisinya di pasar otomotif listrik. Di waktu yang sama, Samsung memperkenalkan Galaxy Buds On, earbuds model clip-on pertamanya dengan desain yang memungkinkan pengguna tetap mendengar suara lingkungan sekitar. Keduanya menjadi sorotan industri teknologi dan otomotif pekan ini.
Xiaomi membukukan penjualan 40 ribu unit kendaraan sepanjang September 2026. Angka itu menjadi sinyal positif bagi ambisi perusahaan yang selama ini dikenal sebagai produsen smartphone itu di sektor otomotif listrik.
Capaian Xiaomi tersebut muncul bersamaan dengan langkah Samsung memperkenalkan perangkat audio terbarunya. Dua berita ini mewarnai pemberitaan teknologi dan otomotif pada Jumat (2/11).
Xiaomi Tembus 40 Ribu Unit dalam Sebulan
Penjualan kendaraan Xiaomi mencapai 40 ribu unit sepanjang September 2026. Jumlah itu menegaskan bahwa lini otomotif perusahaan tidak lagi sekadar eksperimen, melainkan lini bisnis yang mulai menghasilkan volume signifikan.
Belum ada rincian varian atau negara penyumbang penjualan terbesar dalam laporan tersebut. Meski begitu, angka 40 ribu unit dalam satu bulan menjadi indikator permintaan yang cukup kuat di segmen kendaraan listrik.
Samsung Galaxy Buds On, Earbuds Clip-On Pertama
Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Buds On, perangkat earbuds dengan model clip-on pertama dari perusahaan asal Korea Selatan itu. Berbeda dari earbuds konvensional yang dimasukkan ke liang telinga, desain clip-on menjepit di bagian luar telinga.
Pendekatan desain itu diklaim membuat perangkat nyaman digunakan dalam waktu lama. Pengguna juga tetap bisa mendengar suara dari lingkungan sekitar saat mengenakannya, fitur yang berguna untuk aktivitas luar ruangan atau saat perlu tetap waspada terhadap sekitar.
Belum ada informasi harga maupun ketersediaan Galaxy Buds On di pasar Indonesia. Samsung juga belum merinci spesifikasi teknis seperti daya tahan baterai atau kodek audio yang didukung.
Konteks Pasar Audio dan Otomotif
Langkah Samsung masuk ke kategori clip-on mengikuti tren earbuds open-ear yang mulai diminati konsumen. Perangkat jenis ini menyasar pengguna yang tidak nyaman dengan earbuds in-ear konvensional atau ingin tetap terhubung dengan suara sekitar.
Sementara di sisi otomotif, penjualan 40 ribu unit Xiaomi menunjukkan bahwa produsen teknologi konsumen bisa bersaing di pasar kendaraan listrik. Persaingan di segmen ini semakin ketat seiring masuknya pemain-pemain baru dari sektor teknologi.
Berita Lain yang Mewarnai Pemberitaan
Selain dua kabar tersebut, sejumlah berita lain turut mewarnai pemberitaan pada Jumat (2/11). Kepala Unit Pengelola Museum Seni, Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Sri Kusumawati mendorong generasi muda agar tidak berhenti pada rasa bangga mengenakan batik.
Menurut Sri Kusumawati, kecintaan terhadap batik perlu diwujudkan dengan mengenal, mempelajari, merawat, dan meneruskan pengetahuan tentang batik kepada generasi berikutnya.
Dari dunia perfilman, sutradara Garin Nugroho mengumumkan film panjang terbarunya berjudul "Merah Sebelum Fajar" atau "Red Before Dawn" masuk dalam kompetisi utama Tokyo International Film Festival 2026. Festival tersebut berlangsung pada 26 Oktober hingga 4 November 2026.
Topik kesehatan mental juga menjadi perhatian. Menurut ahli psikologi, mengungkapkan keluhan dalam batas wajar dapat memberikan manfaat bagi kesehatan mental. Namun, terlalu sering mengeluh justru dapat membuat suasana hati dan perasaan menjadi semakin tidak nyaman.
Bagi konsumen yang menanti perangkat audio open-ear, Galaxy Buds On menjadi salah satu opsi yang perlu dipantau begitu informasi harga dan ketersediaan resminya keluar. Sementara di sektor otomotif, capaian Xiaomi menjadi sinyal bahwa persaingan kendaraan listrik semakin menarik untuk diikuti.

