RIAUREALITA.COM — Apple akhirnya masuk ke pasar ponsel lipat lewat iPhone Duo. Perangkat ini dijual mulai 1.999 dolar AS (sekitar Rp 33 juta) untuk varian 256GB, dan langsung terasa sebagai produk premium saat dipegang. Bodinya tipis, tapi konstruksinya kokoh.
Saat tertutup, layar luar iPhone Duo berukuran 5,4 inci, lebih kecil dari iPhone 18 Pro. Begitu dibuka, layar dalamnya membentang 7,6 inci.
Layar Nano-Texture dan Jejak Lipatan
Apple memakai nano-texture polymer pada layar dalam. Material ini meredam pantulan cahaya sekaligus mengurangi visibilitas lipatan di tengah layar.
Lapisan display-nya punya tekstur micro lens yang ditulis piksel demi piksel memakai maskless laser lithography, menghasilkan permukaan matte yang terasa rata secara persepsi. Hasilnya, lipatan di tengah iPhone Duo memang jauh lebih samar.
Crease masih bisa terlihat, terutama di kondisi pencahayaan tertentu. Meski begitu, Apple tercatat lebih rapi menyembunyikannya dibanding Samsung. Catatan penting: lipatan pada ponsel foldable umumnya makin terlihat seiring seringnya perangkat dilipat, jadi durabilitas jangka panjang iPhone Duo masih perlu dibuktikan.
Apple menyebut ada viscoelastic adhesive yang membuat lapisan layar bisa saling bergeser, dan itu berpotensi membantu menjaga kerataan lipatan.
Kamera Selfie Tersembunyi di Bawah Layar
Tidak ada cutout kamera yang terlihat di layar dalam iPhone Duo. Apple menanam kamera depan di bawah panel. Saat layar menampilkan konten terang, kamera itu tak terlihat. Tapi ketika layar gelap, area kamera mulai samar terlihat.
Software dan Multitasking
Apple menyadari software jadi kunci di form factor baru ini, dan aplikasi beradaptasi dengan baik. Kontrol utama ada di sisi layar, plus ada dock vertikal baru. Status bar diselipkan ke sudut, masuk akal untuk perangkat lipat. Tata letaknya dibuat nyaman untuk pemakaian satu tangan.
Dua aplikasi bisa berjalan berdampingan, atau dua instance aplikasi yang sama seperti dua tab Safari. Sayangnya tidak ada opsi mengubah ukuran jendela, masing-masing menempati separuh layar. Dua aplikasi bisa dikunci jadi satu pasangan agar terbuka bersamaan di masa depan, dan pengguna bisa swipe ke aplikasi lain.
Aplikasi tetap berfungsi saat iPhone Duo terbuka, tertutup, maupun terlipat separuh. Perangkat bisa disandarkan, dan kontrol otomatis berpindah ke bawah layar. iOS menyesuaikan orientasi dan sudut perangkat, lalu menggeser konten menjauh dari lipatan agar tetap mudah disentuh. Audio juga disetel otomatis mengikuti posisi.
Fitur StandBy tetap jalan meski iPhone Duo tidak sedang diisi daya. Cukup lipat perangkat dalam posisi tenda, dan widget, musik, kalender, cuaca, serta lainnya langsung tampil. Bisa dipakai sebagai jam meja, lengkap dengan fitur glow alarm clock baru.
Konfigurasi Kamera dan Fitur AI
iPhone Duo hanya membawa dua kamera: 48MP Fusion Main dan 48MP Ultra Wide. Tidak ada kamera Telephoto. Zoom 2x yang tersedia sebenarnya hanya hasil crop dari kamera utama. Kamera depan di layar luar beresolusi 12MP.
Ada sejumlah fitur kamera unik. Apple menambahkan 4K Dolby Vision time lapse, cocok karena iPhone Duo bisa menopang dirinya sendiri untuk pengambilan gambar lama. Opsi Smart Take memakai AI untuk mengambil foto saat semua orang sudah masuk frame, jadi pengguna bisa menaruh perangkat, ikut bergabung, dan kamera otomatis memotret.
Layar luar bisa menampilkan animasi Peanuts untuk memancing senyum anak (Kid Cue). Saat memotret orang lain, subjek bisa melihat dirinya di layar luar dan memberi masukan soal komposisi (Duo Preview). FaceTime juga bisa memakai kedua layar sekaligus, dan orang lain bisa ikut bergabung lewat kamera layar luar (FaceTime Duo).
Chipset, Harga, dan Ketersediaan
iPhone Duo memakai chip A20 Pro yang sama dengan iPhone 18 Pro, plus modem C2 baru yang lebih cepat dan efisien dibanding C1X. Modem C2 mendukung kecepatan 5G mmWave di Amerika Serikat.
Harga 1.999 dolar AS (sekitar Rp 33 juta) berlaku untuk penyimpanan 256GB. Versi tertinggi 2TB dibanderol 3.199 dolar AS (sekitar Rp 52,8 juta). Pre-order iPhone Duo dibuka Jumat, 16 Oktober, dengan peluncuran menyusul pada 23 Oktober.
iPhone Duo menyasar pengguna yang ingin layar besar dalam bodi ringkas dan siap membayar mahal untuk ekosistem Apple. Tapi tanpa kamera Telephoto dan ukuran jendela multitasking yang masih terbatas, perangkat ini lebih pas untuk pengguna yang mengutamakan produktivitas dan konsumsi konten ketimbang fotografi zoom.

