RIAUREALITA.COM — Patung ini menjadi ikon wisata religi sekaligus titik pandang (viewpoint) yang menghadap ke sisi selatan Pulau Karakelang. Posisinya yang strategis membuat patung ini terlihat dari berbagai sudut kota, terutama dari arah pelabuhan tempat kapal dari Manado bersandar.
Daya Tarik: Sosok Yesus yang Menyambut dari Atas Bukit
Yang membedakan patung ini dari ikon serupa di tempat lain adalah gesturnya. Yesus digambarkan mengenakan mahkota, dengan kedua tangan terbuka lebar seolah menyambut siapa saja yang baru tiba di Melonguane.
Berdiri di ketinggian, patung ini menawarkan latar belakang laut dan perbukitan hijau khas kepulauan. Kombinasi itu menjadikannya spot foto yang instagramable, terutama saat langit cerah atau saat matahari mulai turun.
Bagi wisatawan yang mencari wisata religi, tempat ini juga berfungsi sebagai ruang refleksi. Suasana di atas bukit relatif tenang, jauh dari kebisingan pusat kota.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
- Berfoto dengan latar patung Yesus dan lanskap kepulauan Talaud
- Menikmati pemandangan Kota Melonguane dan Pulau Karakelang dari ketinggian
- Berdoa atau merenung di area wisata religi
- Menonton matahari terbit atau terbenam dari sisi bukit
Cara Menuju Lokasi
Dari Pelabuhan Melonguane, patung ini berjarak sekitar 1 km. Wisatawan bisa berjalan kaki santai atau naik becak motor yang banyak tersedia di sekitar pelabuhan.
Perjalanan menuju Melonguane sendiri terbilang menantang. Dari Manado, waktu tempuh sekitar 1 jam 5 menit menggunakan pesawat perintis, atau 12 hingga 14 jam jika memilih kapal laut.
Kabupaten Kepulauan Talaud berbatasan langsung dengan Davao del Sur, Filipina di sebelah utara, menjadikannya salah satu wilayah terluar Indonesia Timur.
Tiket Masuk & Jam Operasional
Area patung Yesus ini buka setiap hari dan tidak memungut biaya masuk alias gratis. Wisatawan hanya perlu menyiapkan biaya transportasi menuju lokasi.
Untuk informasi terkini soal jam operasional atau kegiatan keagamaan di area ini, wisatawan dapat mengonfirmasi ke dinas pariwisata setempat.
Tips Berkunjung
Waktu terbaik datang adalah pagi atau sore hari, saat matahari tidak terlalu terik. Bawa pelindung kepala dan air minum jika berjalan kaki dari pelabuhan.
Kenakan pakaian yang sopan mengingat ini adalah destinasi wisata religi. Hormati kegiatan ibadah jika kebetulan ada acara di lokasi.
Luangkan waktu sekitar 30 menit hingga 1 jam untuk menikmati pemandangan dan berfoto. Jika datang saat cuaca cerah, pemandangan laut dari atas bukit menjadi bonus tersendiri.

