PEKANBARU - Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi (Humas) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melakukan corporate visit ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau pada Kamis, 16 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari UAS mata kuliah Komunikasi Bisnis yang diampu oleh Muhammad Untung Surapati, M.I.Kom.
Dari diskusi tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran bahwa fungsi kehumasan BI Riau berada di bawah Tim Implementasi Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah (KEKDA), sehingga strategi komunikasinya menyatu erat dengan kebijakan ekonomi daerah. Sebagai lembaga publik nonprofit, peran kehumasan di tingkat kantor perwakilan lebih bersifat advisory dan mengikuti arahan BI Pusat.
Secara internal, arah komunikasi bersifat sentralistik: setiap kantor daerah mengacu pada satu "Tema Komunikasi" hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang wajib diimplementasikan. Untuk komunikasi eksternal, BI Riau memantau sentimen publik secara ketat dan bekerja sama dengan media massa arus utama, dengan seorang PIC khusus sebagai penghubung media. Untuk menyasar anak muda, BI Riau menjalankan program Riau Literasi Action bersama para influencer.
Mahasiswa juga mencatat tantangan komunikasi berupa kesenjangan sudut pandang: materi edukasi ekonomi BI kerap dianggap publik terlalu kaku, sementara isu ekonomi penting justru sering direspons hanya sebagai candaan. Untuk aduan publik, tersedia kanal BICARA 131 via QR code. Dalam krisis, seperti hoaks QRIS atau rupiah, publik diarahkan ke bi.go.id, dan jika eskalasinya besar, pimpinan tertinggi BI turun langsung menghadapi publik.
Ke depan, BI Riau berencana memperluas Riau Literasi Action, menjaring talenta internal untuk mengelola konten, serta mempercepat diseminasi hasil RDG agar diumumkan pada hari yang sama.
Kunjungan ini menjadi bagian penilaian UAS Komunikasi Bisnis Prodi Ilmu Komunikasi UMRI, sekaligus pengalaman langsung mahasiswa mengamati pengelolaan komunikasi kelembagaan Bank Indonesia di daerah. ***

