Kuansing-Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) yang diwakili oleh Wakil Bupati, H. Muklisin, mengikuti Rapat Koordinasi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Tahun 2026 bersama Komandan Kodim (Dandim) 0302/INHU Letkol Arh. Bangun Bara Kurniawan Prabowo, S.E., M.I.P. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati Kuansing, Kamis (15/1/2026).
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi, Satria Mandala Putra. Agenda rapat membahas penetapan lokasi (lokus) kegiatan TMMD serta persiapan hingga pelaksanaan TMMD Ke-127 Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Muklisin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi untuk terus berkoordinasi dan bersinergi dengan TNI sebagai bentuk dukungan terhadap program TMMD. Menurutnya, TMMD merupakan salah satu program strategis yang bertujuan mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
“Melalui Rapat Koordinasi TMMD Ke-127 Tahun 2026 ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun desa sebagai fondasi kemajuan bangsa,” ujar Wakil Bupati.
Sementara itu, Dandim 0302/INHU Letkol Arh. Bangun Bara Kurniawan Prabowo dalam arahannya menyampaikan bahwa TMMD merupakan program terpadu TNI yang dilaksanakan bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Program ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan di daerah pedesaan, memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa lokasi pelaksanaan TMMD Ke-127 Tahun 2026 berada di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang dan dijadwalkan berlangsung mulai 10 Februari 2026. Kegiatan TMMD tersebut mencakup sasaran fisik dan nonfisik.
Untuk sasaran fisik, TMMD meliputi pembangunan jalan baru sepanjang kurang lebih 4,2 kilometer yang menghubungkan Desa Rawang Oguang (titik awal), Desa Koto Rajo (titik tengah), hingga Desa Teratak Jering (titik akhir). Selain itu, juga akan dilaksanakan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak tiga unit, pembangunan satu unit MCK, serta pembuatan sumur bor sebanyak lima titik.
Adapun sasaran nonfisik meliputi kegiatan penyuluhan narkoba, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), bela negara, serta sosialisasi bahaya radikalisme dan terorisme.

