Galeri Foto

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak Fasilitasi Pelatihan Literasi Budaya

AGAR meningkatkan minat baca dan budaya menulis masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak memfasilitasi pelaksanaan Workshop Literasi Budaya bertema “Melestarikan Sastra Lisan” di Siak Sri Indrapura, Selasa (23/4/2019).

Pelatihan yang digelar hanya sehari tersebut diikuti berbagai lapisan masyarakat. Sebanyak 100 peserta mulai dari anak-anak, pemuda, ibu rumah tangga, pegiat literasi, pustakawan kampung, pustakawan sekolah, mahasiswa, dan dosen, hingga penghulu kampung dan aparatur kecamatan sangat antusias mengikuti kegiatan.

Kadis Perpustakaan, M. Arifin memberikan apresiasi melihat antusiasme peserta yang begitu tinggi mengikuti workshop tersebut. Terbukti dengan target 60 orang peserta membludak hingga yang mau berpartisipasi mencapai 100 orang.

Ia mengatakan sesuai fungsinya, perpustakaan bertujuan mencerdaskan kehidupan berbangsa. Untuk itu pihaknya siap bertranformasi memberikan layanan berbasis inklusi sosial untuk masyarakat, lewat program literasi untuk kesejahteraan. “Saat ini perpustakaan bukan hanya tempat membaca dan deposit buku saja, tetapi lebih kepada tempat untuk belajar, berlatih, dan mengembangkan diri hingga tercapai kehidupan yang lebih berkualitas dan sejahtera,” jelas Muhammad Arifin.

Selanjutnya dalam transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, melibatkan masyarakat diperpustakaan dengan kegiatan mengajak pemuda menjadi generasi yg berkualitas, perempuan dg kegiatan pemberdayaan, ekonomi keluarga meningkatkan kesejahteraan, kegiatan sosial budaya untuk memacu kreatifitas, kegiatan kewirausahaan.

Tujuan workshop ini, kata dia, ialah untuk membangun kebiasaan membaca dan menulis sehingga mampu menghasilkan sebuah karya tulis. “Workshop Literasi ini dimaksudkan untuk membangun kebiasaan membaca dan menulis sehingga mampu menghasilkan sebuah karya tulis,” tuturnya.

Yang tidak kalah penting, lanjut Arifin, tujuan workshop juga dalam rangka memberi pemahaman yang benar tentang literasi dan manfaatnya juga tercermin dalam mengidentifikasi, menginterpretasikan pada setiap informasi yang kita baca untuk ditransformasikan dengan kegiatan produktif untuk kesejahteraan dan juga, melatih pembiasaan literasi (baca tulis) sebagai kebutuhan, serta menghasilkan karya literasi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital.

Ketiga narasumber membagikan pengalaman dan wawasan dalam kegiatan tersebut. Sekretaris Dinas Perpustakaan Kabupaten Siak Zulikram misalnya, dalam workshop memberikan materi terkait pentingnya minat baca dan strategi penerapan literasi keluarga, sekolah dan kampung.

Kemudian materi teknik bercerita “story telling” berbasis kearifan lokal dan teknik menulis dan membaca puisi oleh Tengku Zulkarnain Al Idrus dari Pengat Production, selaku penyair dan seniman asli Kabupaten Siak. Selanjutnya materi penutup seputar teknis dan jenis-jenis sastra lisan dipaparkan oleh Kepala SMPN Negeri 1 Mempura, Ibu Winda Harniati.

Ketua Pelaksana kegiatan Anita mengatakan, workshop ini salah satu upaya pelestarian budaya sastra lisan melayu dikalangan generasi muda maupun kaum emak-emak, seperti syair yang sarat petuah nilai moral yang tinggi.

Kegiatan tersebut mendapat respon yang baik, salah satunya  Pak Yurnalis, salah seorang guru yang menjadi peserta asal SDN 01 Sungai Mandau, yang mengaku banyak mendapat ilmu bermanfaat lewat kegiatan ini. “Kagiatan ini sangat menarik dan saya merasa puas meski pelatihan ini hanya sehari,” ujarnya.

Menariknya, pihak penyelenggara memberikan doorprize kepada peserta yang memakai kebaya memperingati Hari Kartini, berupa makanan lokal khas Melayu Siak. (ds/mc)

Pelaksanaan Workshop Literasi Budaya bertema "Melestarikan Sastra Lisan" di Siak Sri Indrapura, Selasa (23/4/2019).

Kadis Perpustakaan dan Arsip Siak, Muhammad Arifin memberikan apresiasi melihat antusiasme peserta yang begitu tinggi mengikuti workshop tersebut.

Sekretaris Dispersip Siak, Zulikram dan Tengku Zulkarnain Al Idrus dari Pengat Production, penyair dan seniman asli Siak turut menyampaikan materi.

Kepala SMPN Negeri 1 Mempura, Winda Harniati memberikan materi penutup seputar teknis dan jenis-jenis sastra lisan pada workshop litersi budaya tersebut.

Gedung perpustakaan daerah Kabupaten Siak, tempat pelaksanaan Workshop Literasi Budaya bertema “Melestarikan Sastra Lisan”.

Gedung perpustakaan daerah Kabupaten Siak, tempat pelaksanaan Workshop Literasi Budaya bertema “Melestarikan Sastra Lisan”.

Fasilitas dan koleksi buku yang ada di perpustakaan daerah Kabupaten Siak yang sangat memanjakan pengunjung.

Fasilitas dan koleksi buku yang ada di perpustakaan daerah Kabupaten Siak yang sangat memanjakan pengunjung.


Video