PEKANBARU - Provinsi Riau termasuk daerah paling rawan terjadi korupsi. Pernyataan ini disampaikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menanggapi ini, Pelaksana Tugas Gubernur Riau Plt Gubri, H Arsyadjuliandi Rachman akan melakukan introspeksi terhadap jajarannya. Plt Gubri mengatakan, sedikit risih dengan masuknya Riau sebagai daerah rawan korupsi itu.
"Tentunya kita intropeksi lah ya, dengan apa yang telah ditetapkan oleh KPK," kata Plt Gubri seperti dilansir riauplus.com, Rabu (13/1/16) di Pekanbaru.
Untuk itu katanya, dia sudah memerintahkan kepada seluruh SKPD, untuk terus melakuan pembenahan di jajarannya. Terutama dengan melakukan zona bebas anti korupsi. Plt Gubri memaparkan, jika sejauh ini sudah ada lima SKPD yang menyatakan instansinya bebas korupsi.
"Kita juga mendorong SKPD lain dan kabupaten/kota untuk melakukannya," sebutnya.
Terkait akan dipanggilnya Plt Sekdaprov Riau oleh KPK untuk menjelaskan penyebab banyaknya kasus korupsi di Riau?Plt Gubri mengaku belum mengetahuinya. Namun dia berjanji akan mengkonsultasikannya terlebih dahulu.
"Nanti saya tanyakan sama Sekda. Saya belum tau itu (pemanggilan Sekda-red) dan kita tunggu saja," tegasnya.
Seperti diketahui, KPK telah menetapkan enam daerah di Indonesia yang rawan korupsi. Keenamnya provinsi itu yakni, Sumatra Utara, Riau, Banten, Aceh, Papua, dan Papua Barat. Bahkan dalam waktu dekat, KPK akan memanggil keenam Sekda provinsi itu.
"Kami minta Sekda enam provinsi ke KPK menjelaskan apa permasalahannya. Tiga provinsi pertama (Sumatra Utara, Banten, Riau) kasusnya banyak, tapi tiga terakhir (Aceh, Papua, dan Papua Barat) ada dana otonomi khusus yang lumayan besar," kata Deputi Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan. (das/rpc)
- Regional
- Kampar
Riau Rawan Korupsi, Ini Kata Plt Gubri
Tim Redaksi
Rabu, 13 Januari 2016 - 14:12:02 WIB
Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman
Tulis Komentar
IndexPilihan Redaksi
IndexTelkom Serahkan 90 Persen Aset Jaringan ke InfraNexia, Ini Dampaknya
Harga BBM Pertamina Akhir September 2026, 4 Produk Non-Subsidi Naik
RI Geser China, Kuasai 41% Produksi Nikel Olahan Dunia
Bunga Deposito BRI, BNI & Mandiri per 28 September 2026, Ini Rinciannya
PDC Pertamina Bina Pesantren Indramayu, Produksi Tempe Tembus 3 Ton per Bulan
Pegadaian Borong 10 Penghargaan di The Best Contact Center Indonesia 2026
Berita Lainnya
Index Regional
Di Hadapan Menteri Kehutanan, Kasmarni Pasang Tekad: Gambut Bengkalis Tak Boleh Terus Terbakar
Rabu, 30 September 2026 - 21:42:17 Wib Regional
Geger! Polisi Sita 52,72 Gram Sabu di Air Buluh, Bandar Narkoba Ternyata Buronan Lapas
Rabu, 30 September 2026 - 20:33:29 Wib Regional
Pacu Jalur Diperkenalkan ke KSP, Yan Hiksas: Budaya yang Mendunia Harus Diperkuat Ekonomi Kreatif
Rabu, 30 September 2026 - 20:31:42 Wib Regional
Subsidi Energi APBN 2027 Dipangkas, BBM dan Elpiji 3 Kg Rp 131,39 Triliun
Rabu, 30 September 2026 - 08:43:01 Wib Regional

