Kuansing- PLT Bupati Kuansing H. Muklisin dan Pj Sekda Drs. Muradi, M. Si memperkenalkan kekayaan budaya kebanggaan masyarakat Kuansing tersebut kepada jajaran Kantor Staf Presiden (KSP) RI, dalam pertemuan di Ruang Rapat Multimedia, Teluk Kuantan, Rabu 30/9/2026 siang.
Pengenalan Pacu Jalur tersebut kepada Plt. Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Dr. Yan Hiksas, S.E., M.Si dan sejumlah staff kepresidenan
Turut hadir sejumlah jajaran Kantor Staf Presiden (KSP) Tenaga Ahli Utama KSP Lindsey Afsari Puteri, ST, M. Ikom, Tenaga Ahli Madya KSP Drs. M. Udyiana Mulyadin, M. Pd, Tenaga Terampil KSP Dra. Hakimah Zakaria, serta Kadis DP3AP2KB Hj. Fariza, S.H., M.H
Di hadapan jajaran KSP, PLT Bupati Kuansing H. Muklisin menyampaikan bahwa Pacu Jalur telah menjadi identitas kuat Kabupaten Kuantan Singingi dan semakin dikenal luas hingga tingkat nasional.
“Pacu Jalur ini bukan hanya tentang perlombaan. Di dalamnya ada budaya, sejarah, gotong royong, kreativitas dan semangat masyarakat Kuansing. Ini adalah identitas daerah yang terus kami jaga dan kami ingin Pacu Jalur bisa memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Muklisin.
Menurutnya, semakin dikenalnya Pacu Jalur menjadi peluang besar bagi Kuansing untuk mengembangkan berbagai sektor pendukung, mulai dari UMKM, kerajinan, kuliner, fesyen, hingga produk-produk kreatif yang mengangkat motif dan filosofi Pacu Jalur.
Sementara itu, Plt. Deputi III Kepala Staf Kepresidenan Dr. Yan Hiksas, S.E., M.Si. mengaku mengapresiasi langkah Pemkab Kuansing yang memperkenalkan Pacu Jalur secara langsung.
Ia bahkan mengaku bangga dan takjub melihat kekayaan budaya yang dimiliki Kuantan Singingi tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi apa yang disampaikan Pak Bupati. Saya bangga dan takjub melihat budaya Pacu Jalur ini. Ini luar biasa dan sudah terkenal,” ungkap Yan Hiksas.
Namun, menurut Yan, popularitas Pacu Jalur tersebut perlu diikuti dengan penguatan ekonomi kreatif (ekraf) agar ketenaran budaya tersebut tidak berhenti hanya sebagai tontonan, tetapi mampu menciptakan nilai tambah dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tuturnya
Ia menilai, Pacu Jalur memiliki ruang yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif, dengan melibatkan masyarakat, pelaku UMKM, seniman, pengrajin, generasi muda hingga pelaku pariwisata.

