RIAUREALITA.COM — Pengprov PERTINA Sulawesi Tengah mengirim 23 petinju ke Kejuaraan Tinju Amatir Sulawesi Barat 2026 di Kabupaten Mamasa. Kontingen yang terdiri dari tiga kategori usia ini menjadi bagian dari pembinaan sekaligus evaluasi atlet menuju kejuaraan nasional.
Kejuaraan Tinju Amatir Sulawesi Barat 2026 berlangsung pada 13 hingga 20 September 2026 di Kabupaten Mamasa. Pengprov PERTINA Sulteng menurunkan 23 petinju berdasarkan Surat Rekomendasi Nomor 37/REK/PENGPROV-PERTINA-STG/IX/2026 tertanggal 10 September 2026.
Keikutsertaan kontingen Sulteng disebut sebagai bagian dari program pembinaan sekaligus evaluasi kemampuan atlet. Hasil di Mamasa nantinya menjadi bahan pertimbangan Pengprov dalam mempersiapkan atlet menghadapi kejuaraan tingkat nasional.
Komposisi 23 Petinju Sulteng di Tiga Kategori
Kontingen Sulteng terbagi ke dalam tiga kategori pertandingan. Kategori Yunior/Boys menjadi yang terbanyak dengan 12 atlet, disusul Youth/Boys dengan tujuh atlet, dan Elite/Man dengan empat atlet.
- Yunior/Boys (12 atlet): Ardiano, Apriel Bombaga, Yudis, Ayubi, Nawaf, Muhammad Farhan Haddy, Mark Anthonyn Kantohe, Chaerullah, Wahyu, Lionel Rijkaard Ariki Gesadombu, Muh. Andikafasya Islami, dan Ardiansyah
- Youth/Boys (7 atlet): Aditya, Ricky Ramond Djamorante, Ahmad Nazril Ihram, Moh. Yusril, Hulio Abednego Bagilis, Zuliman, dan Steven Metungku
- Elite/Man (4 atlet): Ibnu Zadki Tadji, Kristian Wetesi, Dimas Anugra, dan Abdul Muthalib Razak
Pesan Gunawan: Kerja Keras Latihan Harus Dibawa ke Ring
Plt Ketua Pengprov PERTINA Sulteng, Gunawan, mengapresiasi kerja keras para petinju selama menjalani latihan. Ia meminta seluruh atlet menjadikan kejuaraan di Mamasa sebagai kesempatan mengukur kemampuan sekaligus membuktikan perkembangan hasil latihan.
"Kerja keras selama latihan harus dibawa ke dalam pertandingan. Tunjukkan semangat juang dan jangan mudah menyerah," pesan Gunawan saat pelepasan atlet di KONI Sulteng.
Gunawan juga mengingatkan bahwa para petinju tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama Sulawesi Tengah. Seluruh atlet diminta menjaga sikap selama mengikuti rangkaian kejuaraan, baik di dalam maupun di luar ring.
"Jaga nama baik Sulawesi Tengah. Tunjukkan bahwa atlet Sulteng memiliki kemampuan, disiplin dan sportivitas," ujarnya.
Disiplin dan Kebugaran Jadi Perhatian Jelang Pertandingan
Selain kemampuan teknis, Gunawan menekankan pentingnya atlet mematuhi ketentuan pertandingan serta menjaga kesehatan dan kebugaran selama kejuaraan berlangsung. Dua hal itu disebutnya sama pentingnya dengan persiapan di ring.
Pengprov PERTINA Sulteng berharap seluruh petinju tampil maksimal dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Hasil pertandingan di Mamasa akan menjadi dasar evaluasi sebelum kontingen melangkah ke kejuaraan nasional.

