RIAUREALITA.COM — Bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap ketiga tahun 2026 mulai disalurkan dengan alokasi bantuan hingga Rp750.000 per triwulan per kategori penerima. Penerima manfaat dapat memastikan data kepesertaan secara mandiri hanya menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP. Penyaluran ini mencakup periode pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat untuk bulan Juli hingga September 2026.
Rincian Besaran Dana Bantuan PKH Triwulan III 2026
Kemensos menetapkan indeks nominal bantuan PKH yang disesuaikan dengan komponen kebutuhan tiap penerima manfaat pada setiap tahap pencairan.
- Ibu hamil: Menerima Rp750.000 per tahap atau total Rp3.000.000 per tahun.
- Anak usia dini (0-6 tahun): Menerima Rp750.000 per tahap atau total Rp3.000.000 per tahun.
- Anak sekolah dasar (SD/sederajat): Mendapatkan alokasi Rp225.000 per triwulan.
- Pelajar SMP/sederajat: Memperoleh dana bantuan Rp375.000 per triwulan.
- Siswa SMA/sederajat: Menerima bantuan senilai Rp500.000 per triwulan.
- Lanjut usia (60 tahun ke atas): Memperoleh Rp600.000 per tahap atau sekitar Rp2.400.000 per tahun.
- Penyandang disabilitas berat: Diberikan indeks bantuan sebesar Rp200.000 per bulan.
Dua Jalur Pengecekan Mandiri Lewat Ponsel
Pemerintah menyediakan dua kanal digital yang bisa diakses langsung oleh masyarakat menggunakan gawai pintar, baik melalui aplikasi maupun peramban situs.
Warga yang memilih kanal aplikasi dapat mengunduh aplikasi Cek Bansos Kemensos dari platform resmi Play Store maupun App Store. Buka aplikasi tersebut, pilih menu Cek Bansos, lalu masukkan NIK KTP pada kolom yang tersedia. Setelah menekan tombol Cari Data, sistem akan menyajikan status kepesertaan beserta periode pencairan aktif.
Pilihan alternatif tersedia melalui situs web resmi Cek Bansos Kemensos tanpa perlu memasang aplikasi tambahan. Pengguna cukup mengakses laman tersebut lewat peramban, mengisi NIK KTP, dan mengetikkan kode captcha untuk verifikasi keamanan. Informasi status penerima bansos akan langsung muncul di layar sesaat setelah tombol cari data diklik.
Jadwal Berbeda dan Solusi Data Tidak Ditemukan
Kemensos mengingatkan status pencairan tidak selalu serempak dengan keseluruhan program bansos lainnya. Sebagian skema bantuan sosial menerapkan linimasa dan jadwal penyaluran bertahap yang berlainan di lapangan.
Masyarakat yang merasa memenuhi kriteria namun datanya belum terdaftar dalam sistem diimbau untuk mengambil langkah penelusuran offline. Warga dapat segera mendatangi Dinas Sosial setempat atau menghubungi petugas pendamping sosial wilayah masing-masing guna memproses verifikasi dan validasi data lebih lanjut.

