PEKANBARU - Pembangunan pasar Cik Puan di jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru yang saat ini masih terbengkalai belum ada kepastian. Surat yang dikirim Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk kelanjutan pembangunan itu sampai kini belum ada jawaban.
"Masalah Cik puan itu perlu didudukan lagi bersama pemerintah provinsi. Yang harus diselesaikan saat ini adalah tentang pemahaman kepemilikan aset, kalau itu tuntas yang lainnya akan tuntas,” kata Walikota Pekanbaru, Dr Firdaus MT, Rabu (16/3/2016) usai kunjungan Komisi B DPRD Provinsi Riau di kantor Walikota Pekanbaru.
Walikota berharap, Komisi B yang melakukan kunjungan kerja ke kantornya bisa berkomunikasi dengan Satuan Perangkat Kinerja Daerah (SKPD) terkait di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Riau, untuk penuntasan masalah Cik Puan itu.
“Kalau sama pak Gubernurnya, kami merasa sudah cocok. Tapi, di bawah-bawah ini yang belum tuntas. Saya dan Plt setuju dengan pembahasan yang lama yakni, asetnya pemerintah provinsi, pengelolaannya kota dan pembangunannya akan dilakukan oleh pihak ketiga,” terangnya.
Komunikasi menurutnya sudah intens dilakukan dengan Pemprov Riau. Pemko Pekanbaru telah berkali-kali mengirim surat kepada Pemprov Riau terkait masalah pasar Cik Puan. Namun sampai saat ini masih belum mendapat jawaban dari pihak provinsi.
“Komunikasi tetap kita bangun, kita tidak akan berhenti dan tidak bosan sampai mereka paham. Intinya Cik Puan itu merupakan tempat strategis dan nilai ekonomi yang tinggi. Jadi itu tidak boleh ditelantarkan,” jelasnya.
Seperti diketahui, Sebelum terbengkalai, pembangunan pasar Cik Puan itu sudah menghabiskan APBD Pekanbaru sebesar Rp20 miliar. Sebelumnya juga, secara lisan plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman sepakat menyerahkan pengelolaan pasar ke pihak Pemko Pekanbaru, namun pernyataan tersebut masih belum jelas kelanjutannya. (das)
- Regional
- Pekanbaru
Masih Terbengkalai, Pasar Cik Puan Apa Kabar?
Tim Redaksi
Rabu, 16 Maret 2016 - 16:31:32 WIB
Kondisi pasar Cik Puan saat ini masih terbengkalai/net
Tulis Komentar
IndexPilihan Redaksi
IndexBahlil Rangkap Jabatan Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM, Ini Alasannya
Telkom Serahkan 90 Persen Aset Jaringan ke InfraNexia, Ini Dampaknya
Harga BBM Pertamina Akhir September 2026, 4 Produk Non-Subsidi Naik
RI Geser China, Kuasai 41% Produksi Nikel Olahan Dunia
Bunga Deposito BRI, BNI & Mandiri per 28 September 2026, Ini Rinciannya
PDC Pertamina Bina Pesantren Indramayu, Produksi Tempe Tembus 3 Ton per Bulan
Berita Lainnya
Index Regional
Amankan Aset Daerah dan Dukung Program Presiden, Muklisin Boyong ASN Goro Massal di Kebun Nopi
Jumat, 02 Oktober 2026 - 22:42:29 Wib Regional
Pawang Perkasa Scout Camp III Tak Sekadar Berkemah, Ada Aksi Tanam Mangrove hingga Edukasi Narkoba
Jumat, 02 Oktober 2026 - 21:22:21 Wib Regional
Pacu Jalur Mini HUT Kuansing ke-27 Siap Digelar di Danau Kebun Nopi
Jumat, 02 Oktober 2026 - 11:02:14 Wib Regional
QR Code BBM Subsidi Dipakai Orang Lain, Pertamina Minta Data Tidak Disebar
Jumat, 02 Oktober 2026 - 07:22:01 Wib Regional

