Loading...
RIAU

Tidak Terima berita bau Fitnah, Tim Pengacara Amril Akan Tempuh Jalur Hukum

PEKANBARU – Tim Pengacara Bupati Bengkalis Amril Mukminin, yang terdiri dari Iwandi SH MH, Asep Ruhiyat SH MH, Robin P Hutagalung SH, Patar Pangasian SH, Marnalom Hutahaean SH, Adi Murphi Malau SH MH, Wirya Nata Atmaja SH, Tairan SH, Herbet Abraham P SH, Fery Adi Pransista SH dan Faizil Adha SH akan menempuh jalur hukum terhadap pemberitaan yang di duga kuat sengaja menebar fitnah dan memutar balikkan fakta yang di terbitkan oleh Media BN pada Senin (8/10/18 ) kemarin.

Juru bicara tim kuasa hukum saksi pelapor,  Patar Pengasian SH mengatakan jika klien nya sangat tersinggung dan marah dengan pemberitaan Media online BN yang menampilkan berita,“Bupati Bengkalis Akui Seluruh Anggota DPRD Terlibat Bansos” yang nyata-nyata saksi pelapor tidak ada menyebutkan hal tersebut.

“Kami kuasa hukumnya hadir semua mendampingi beliau saat sidang ke 13 kasus ITE itu. Teman-teman lain juga ada, namun tidak ada yang mendengar jika ungkapan itu keluar dari mulut klien kita,” ujar Patar.

Loading...

Bahkan lanjut Patar, saksi pelapor juga tegas membantah pernah mengeluarkan statemen itu di ruang sidang PN Pekanbaru pada Senin (8/10/18) kemarin itu.

Untuk itu, saksi pelapor melalui kuasa hukumnya akan melakukan upaya hukum untuk menindak lanjuti pemberitaan yang jauh dari fakta ini. Pihaknya juga akan segera melakukan persiapan untuk upaya hukum ini.

Patar juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah tergiring oleh informasi tidak benar yang berbau fitnah yang di beritakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Semua pihak yang hadir di persidangan pasti akan tahu kebenarannya, apakah saksi pelapor ada menyebutkan kata-kata itu atau tidak.

“Segera kita lakukan upaya hukumnya. Ini memang sudah tidak benar. Tidak ada klien kita berkata seperti itu di pengadilan. Upaya yang mereka lakukan di duga untuk mengadu domba satu sama lainnya dan membuat kegaduhan diantara masyarakat bengkalis. Jadi upaya-upaya seperti ini tidak bisa di diamkan ini harus di proses sesuai hukum yang berlaku,” pungkas patar.(rls)



[Ikuti Terus Riaurealita.com Melalui Sosial Media]






Loading...

Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : +62 0823 8944 0487
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Riaurealita.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan

Video