PARLEMEN

Tiga Tahun Sebelumnya Mandek, RLH Tahun 2017 Optimis Terlaksana

Ilustrasi.

PEKANBARU - Setelah sebelumnya selama tiga tahun berturut-turut  tidak pernah jalan, Ketua Komisi D DPRD Riau, Hardiyanto menyebutkan, program Rumah Layak Huni (RLH) untuk tahun 2017 ini optimis terlaksana. Sekarang sudah dalam proses pengerjaan dengan jumlah 2016 unit, total anggaran Rp140 M.

"Diakui sebelumnya memang sempat tidak jalan, jadi ini kembali dikaji bersama OPD terkait yang sebelumnya Ciptada, sekarang Perkim. 2017 wajib terlaksana dan informasi yang disampaikan sudah proses pengerjaan pembangunan. Jumlah 2016 unit dengan total anggaran Rp 140 M dimana per unit dengan nilai Rp 50 juta," jelasnya.

Sementara itu saat diikonfirmasi tahun anggaran tidak sampai tiga bulan lagi, politisi Gerindra ini kembali menyebutkan lama pengerjaan pembangunan juga tidak lama yang hanya sekitar 3 sampai 4 bulan saja. "Sekarang sudah jalan, dan kita optimis. Kita juga akan jadwalkan pertemuan dengan OPD terkait dalam menindaklanjuti ini," tambahnya.

Disampaikan juga, mengenai tipe dari bangunan RLH juga disesusaikan dengan geografis dan iklim suatu daerah. Jadi ada yang tidak permanen atau tipe panggung. Bahkan juga bisa saja tergantung dari permintaan dan keinginan sipenerima. "Per unit pokoknya hanya senilai sekitar Rp 50 juta," terangnya lagi.

Dapil Bengkalis-Meranti-Kota Dumai ini nenambahkan, dari 2016 unit RLH fi tahun 2017 ini, perbedaanya tersebar di 12 Kabupaten/Kota. Hanya saja jumlahnya tidak sama tergantung keberadaan atau jumlah orang yang membutuhkan sesuai syarat yang ditetapkan. "Saya tidak tahu persis berapa unit per Kabupaten/Kota. Diperkirakan 150 sampai 200 unit per Kabupaten/Kota," tutupnya.

Sumber: MC Riau



[Ikuti Terus Riaurealita.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : +62 0823 8944 0487
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Riaurealita.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan

Video