JAKARTA - Dinas sosial (Dinsos) di daerah banyak yang tidak berdiri sendiri. Kondisi itu menjadi hambatan dalam menyelesaikan permasalahan kesejahteraan sosial di Indonesia, khususnya daerah itu.
Demikian dikatakan Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawangsa. Kata dia, jika seperti itu, habis tenaga kalau dinas sosial digabung dengan urusan lain.
"Padahal untuk menyelesaikan kemiskinan butuh komitmen dan harus fokus," kata Khofifah dalam Rakornas Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial 2017 berlangsung di Jakarta, Senin (30/1/2017).
Seperti yang dirilis Republika.co.id, Mensos menyebut, mayoritas dinas sosial di daerah tingkat II, bahkan di provinsi tidak berdiri sendiri. Ia menemukan, dinas sosial yang bergabung dengan urusan transmigrasi dan tenaga transmigrasi, serta dengan kependudukan dan pencatatan sipil.
Khofifah beranggapan, sikap pemda itu disebabkan urusan sosial dipandang hanya menggerogoti APBD, bukan mendatangkan PAD. Sehingga, menurutnya, pemda beranggapan akan lain perhatiannya jika dinas tersebut mampu mendatangkan PAD yang besar bagi daerah.
Mensos mengingatkan implementasi UU 23 Tahun 2014 tentang Pemda menyebut urusan sosial termasuk satu dari enam urusan wajib. "Karena tidak dapat berperan aktif, maka berdampak pada naik dan turunnya kesejahteraan masyarakat," ujar Khofifah. (das/rpk)
Dinsos Banyak Digabung Urusan Lain, Ini Kata Mensos
Tim Redaksi
Selasa, 31 Januari 2017 - 10:03:13 WIB
Khofifah Indar Parawangsa
Tulis Komentar
IndexPilihan Redaksi
IndexTim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 32 Kilogram Sabu Asal Malaysia di Bengkalis
Viral! Pria Diduga Pencuri Terpergok di Atap Ruko, Berakhir Kritis Usai Dihajar Massa
Polda Riau Bongkar Kasus Pengoplosan LPG, Dua Tersangka Raup Rp70 Juta Per Bulan
Pembunuhan Tragis di Kanal PT BBHA, Operator Pompong Tewas Dibacok Rekan Kerja
Polisi Ringkus Pria Ngamuk di Siak, Acungkan Parang dan Ancam Bunuh Tetangga
Berita Lainnya
Index Nasional
Dorong Karier Berbasis Merit, Polri Gelar Konsolidasi Nasional Asesor Assessment Center
Kamis, 12 Februari 2026 - 11:47:04 Wib Nasional
Rapim Polri 2026: Kapolri Pastikan Korps Bhayangkara Siap Dukung Program Pemerintah
Selasa, 10 Februari 2026 - 22:54:30 Wib Nasional
Turun ke TKP Gajah Dibunuh, Kapolda Riau Tegaskan Pelaku Akan Ditindak Tanpa Kompromi
Sabtu, 07 Februari 2026 - 17:56:05 Wib Nasional
Putus Rantai Tengkulak, Polri-Bulog Siap Serap Jagung Petani dengan Harga Layak
Jumat, 06 Februari 2026 - 19:14:46 Wib Nasional

