BAGANSIAPIAPI - Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang diusulkan oleh Dinas Tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) bersama dewan pengupahan beberapa waktu lalu ditolak oleh pemerintah Provinsi Riau. Pasalnya besaran UMK yang diajukan melebihi besaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah sesuai dengan PP nomor 78 tahun 2015 tentang dewan pengupahan.
"Dari 12 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Riau, hanya kabupaten Pelalawan yang usulannya diterima karena telah sesuai dengan PP nomor 78 tahun 2015, sementara 11 Kabupaten/Kota lainnya termasuk Kabupaten Rohil berkasnya dikembalikan pihak Pemprov Riau untuk dilakukan revisi kembali," ujar Kabid Hubungan Industrial Disnaker Rohil, Juni Rahmad seperti dilansir halloriau.com, Kamis (10/12/2015).
Juni Rahmad yang juga Sekretaris dewan pengupahan dalam waktu dekat akan melakukan rapat bersama dewan pengupahan Rohil untuk menetapkan besaran UMK Rohil tahun 2016 sesuai dengan PP 78 tahun 2015. "Dimana Dalam PP itu dijelaskan besaran kenaikan UMK hanya bisa disetujui sebesar 11,5 persen dari besaran UMK tahun 2014 lalu," katanya.
Diterangkan Juni Rahmad, Besaran UMK yang diajukan ke Provinsi beberapa waktu yang lalu sebesar Rp2.150.000 sesuai dengan survey tentang kebutuhan hidup layak (KHL) yang dijadikan sebagai acuan untuk mengajukan besaran UMK tahun 2016. "Sayangnya, Usulan yang diajukan itu dikembalikan oleh pihak Provinsi guna dilakukan revisi karena dianggap melebihi besaran 11,5 persen yang telah ditetapkan pemerintah," ujarnya.
Lanjutnya, UMK Rohil tahun 2014 lalu hanya sebesar Rp1.910.000. "Kalau kita mengacu pada PP 78 tahun 2015 yakni 11,5 persen, maka besaran UMK Rohil tahun 2016 mendatang hanya sekitar Rp2.129.650. Besaran yang kita ajukan kemaren tidaklah jauh dari angka besaran yang telah kita ajukan ke provinsi, namun karena mematuhi PP 78 makanya kita dalam waktu dekat akan merevisinya kembali, hasil revisi itu nantinya akan kita serahkan ke bupati Rohil untuk diteruskan ke provinsi Riau," pungkasnya. (das/hrc)
- Regional
- Dumai
Alamak, UMK Rohil Ditolak Pemprov
Tim Redaksi
Kamis, 10 Desember 2015 - 15:25:48 WIB
Tulis Komentar
IndexPilihan Redaksi
IndexTim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 32 Kilogram Sabu Asal Malaysia di Bengkalis
Viral! Pria Diduga Pencuri Terpergok di Atap Ruko, Berakhir Kritis Usai Dihajar Massa
Polda Riau Bongkar Kasus Pengoplosan LPG, Dua Tersangka Raup Rp70 Juta Per Bulan
Pembunuhan Tragis di Kanal PT BBHA, Operator Pompong Tewas Dibacok Rekan Kerja
Polisi Ringkus Pria Ngamuk di Siak, Acungkan Parang dan Ancam Bunuh Tetangga
Berita Lainnya
Index Regional
Satpol PP Kuansing Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Pasar Benai
Ahad, 14 Juni 2026 - 06:13:31 Wib Regional
Legalitas SPPG Sahabat Mulia Dipertanyakan, Ketua YPPI Bengkalis Mengaku Tak Pernah Beri Izin Penggunaan Gedun
Jumat, 12 Juni 2026 - 14:27:01 Wib Regional
Pemkab Kuansing Hadiri Launching Forum DPR RI Asal Riau, Serahkan Usulan Pembangunan 2027
Senin, 08 Juni 2026 - 21:16:38 Wib Regional
Jelang MTQ Riau ke-44, Pemkab Kuansing Perbaiki Lampu Jalan
Sabtu, 06 Juni 2026 - 11:19:01 Wib Regional

