RIAUREALITA.COM — Sebanyak 143 peserta Jelajah Wisata Budaya (JWB) 2026 menyambangi Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dalam rangkaian hari kedua kegiatan yang berlangsung 5-8 Oktober 2026. Rombongan bergerak dari Medan sekitar pukul 14.30 WIB usai agenda table top di Hotel Selecta, lalu disambut jamuan makan malam di Berastagi. Kunjungan ini menempatkan potensi wisata Karo sebagai salah satu destinasi yang diperhitungkan dalam perjalanan menuju Danau Toba.
Penyambutan itu menjadi ajang bagi pelaku industri pariwisata memperkenalkan potensi Kabupaten Karo lebih jauh. Kegiatan JWB 2026 sendiri berlangsung pada 5-8 Oktober 2026 dan melibatkan peserta dari dalam maupun luar negeri.
Karo Didorong Jadi Destinasi Penyangga Danau Toba
Ketua Umum Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI), Azwani Awi, menilai konektivitas antardestinasi jadi kunci memperkuat paket perjalanan wisata di Sumatera Utara. Kabupaten Karo dengan karakter alam dan budayanya dinilai punya peluang masuk dalam rangkaian perjalanan menuju kawasan Danau Toba.
"Harapannya, setelah mengikuti kegiatan JWB ini, seluruh peserta dari dalam dan luar negeri dapat ikut membawa wisatawan untuk berkunjung ke berbagai destinasi di Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Karo, sebelum melanjutkan perjalanan ke Danau Toba," ujar Azwani.
Bagi pelaku industri perjalanan, kunjungan semacam ini bukan sekadar wisata. Mereka melihat langsung potensi destinasi yang nantinya bisa dikemas menjadi paket wisata dan ditawarkan ke pasar.
Alam, Budaya, dan Kuliner Jadi Daya Tarik Utama
Bupati Karo mengajak peserta JWB menikmati beragam potensi wisata yang tersedia di daerah itu. Kabupaten Karo tidak hanya mengandalkan panorama alam, tetapi juga memiliki kekayaan budaya dan kuliner yang dapat menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
"Kami berharap para wisatawan dapat menikmati wisata alam, wisata budaya, sekaligus wisata kuliner yang ada di Kabupaten Karo. Semoga selama berada di sini para peserta mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dan membawa kesan yang baik," kata Bupati Karo.
Menurutnya, pengalaman wisatawan selama berada di Kabupaten Karo menjadi bagian penting dalam membangun citra destinasi. Pelayanan, kenyamanan, serta sarana pendukung wisata perlu terus diperhatikan.
"Kami ingin wisatawan yang datang ke Kabupaten Karo merasa puas dengan berbagai fasilitas dan pelayanan yang tersedia. Setelah pulang, mereka tentu diharapkan dapat menceritakan pengalaman positifnya kepada wisatawan lainnya," ujarnya.
Respons Peserta dan Buyer JWB 2026
Direktur Widy Holidays, H. Amsyal, yang ikut sebagai salah satu buyer JWB 2026, memberi apresiasi terhadap pelaksanaan rangkaian kegiatan hari kedua. Menurutnya, persiapan panitia membuat perjalanan peserta berjalan baik dan nyaman.
"Sebagai salah satu peserta dan buyer, saya melihat persiapan panitia pada hari kedua ini cukup baik. Rangkaian kegiatan tersusun dan peserta bisa mengikuti perjalanan dengan nyaman," kata Amsyal.
Amsyal berharap kegiatan seperti JWB terus mempertemukan pelaku usaha pariwisata dengan berbagai destinasi potensial di Indonesia. Setelah menikmati rangkaian wisata di Karo, perjalanan peserta masih berlanjut ke sejumlah destinasi lain hingga agenda berakhir pada 8 Oktober 2026.
Bagi traveler yang merencanakan perjalanan ke Kabupaten Karo, kunjungan ke Berastagi biasanya dikombinasikan dengan perjalanan menuju Danau Toba. Informasi terkini soal jam buka, tarif masuk objek wisata, dan paket tur dapat dikonfirmasi melalui dinas pariwisata setempat atau pelaku perjalanan wisata di Medan dan Berastagi.

