RIAUREALITA.COM — POCO F9 Ultra membawa kombinasi yang jarang ada di kelas flagship: chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, baterai 8.050 mAh, dan tuning audio dari Bose. Setelah mencoba beberapa jam untuk gaming berat dan jepret foto, kesan awalnya menjanjikan — tapi ada beberapa hal yang perlu diuji lebih lama sebelum menyimpulkan apakah harga premiumnya sepadan.
Trendtech berkesempatan memegang langsung unit POCO F9 Ultra tak lama setelah peluncurannya. Waktu pengujian masih terbatas — cukup untuk mencoba gaming berat, multitasking, dan memotret, tapi belum untuk mengukur daya tahan baterai secara real-world. Semua angka performa di bawah ini berasal dari klaim internal POCO dan perlu diverifikasi lewat pengujian independen.
Desain Dark Cherry: Mewah, Tapi Bukan Tanpa Kompromi
Unit yang kami pegang hadir dalam warna Dark Cherry — merah maroon pekat yang jauh lebih berkarakter dibanding generasi POCO sebelumnya. Ada juga varian hitam bagi yang ingin tampilan lebih kalem.
Bodi belakangnya memakai plastik diperkuat serat kaca, dipadukan frame aluminium dan kaca depan Gorilla Glass 7i. Sertifikasi IP68 sudah tersemat, jadi aman kalau kecebur air hingga kedalaman 1,5 meter.
Yang paling mencolok: modul kamera melingkar besar dengan tulisan "Bose" terpampang di belakang. Ini menandakan audio HP di-tuning langsung oleh pakar suara asal Amerika Serikat tersebut.
Meski membawa baterai raksasa, bodi tetap dijaga di ketebalan 8,5 mm dengan bobot 238 gram. Rasanya seimbang di genggaman, tidak berat sebelah. Sensor sidik jari ultrasonic di bawah layar juga responsif, bahkan saat jempol dalam kondisi lembap.
Layar AMOLED 185 Hz dengan Puncak 10.000 Nits
Panel 6,9 inci (2608 x 1200 piksel) ini jadi salah satu yang paling mulus di pasaran berkat refresh rate 185 Hz. POCO memakai panel M11 generasi terbaru dengan fosfor hijau efisien — diklaim memangkas konsumsi daya 20% dan memperpanjang umur layar 5%.
Soal kecerahan, klaimnya cukup ekstrem: puncak 10.000 nits pada 1% area layar, dan 4.500 nits untuk penggunaan harian multi-skenario. Saat dicoba di bawah terik matahari Jakarta, konten di layar tetap terbaca jelas tanpa perlu ditutupi tangan.
Dukungan formatnya lengkap: HyperRGB, Dolby Vision, HDR Vivid, dan HDR10+. Touch sampling rate menyentuh 480 Hz, bisa naik hingga 4.800 Hz Instant Touch saat mode Game Turbo aktif. Ada juga Xiaomi Vision Care Suite bersertifikasi TÜV Rheinland dan mode malam 1 nit.
Snapdragon 8 Elite Gen 5: Klaim AnTuTu 4,16 Juta
Dapur pacunya adalah Snapdragon 8 Elite Gen 5 dengan fabrikasi 3nm TSMC dan CPU Oryon generasi ketiga berkecepatan hingga 4,6 GHz. Dipadukan RAM LPDDR5X (hingga 9.600 Mbps) dan memori UFS 4.1, aktivitas harian seperti multitasking dan editing foto 200 MP berjalan tanpa hambatan.
Dari pengujian internal POCO via AnTuTu v11, skornya mencapai 4.165.108 poin — sedikit di atas Samsung Galaxy S26 Ultra. Namun pada beberapa benchmark sintetis lain seperti Geekbench 7, skornya masih di bawah S26 Ultra. Di penggunaan nyata, respons tetap terasa gesit, terutama saat render video 4K dan pemrosesan foto berbasis AI.
Ada juga chipset grafis VisionBoost D8 dengan modul GEX-AISR untuk upscaling visual AI dan stabilitas frame rate di YouTube, Netflix, hingga game populer.
3D IceLoop: Suhu Terkendali Saat Marathon Gaming
Untuk menahan panas, POCO membenamkan sistem pendingin 3D IceLoop dengan vapor chamber 6.300 mm² dan lapisan grafit 17.820 mm². Lekukan 3D di atas chipset diklaim mampu menurunkan suhu SoC hingga 3 °C.
Saat diajak marathon Honkai: Star Rail di area open-world selama satu jam, bodi terasa hangat tapi tidak sampai mengganggu kenyamanan. Frame rate tetap stabil tanpa penurunan performa yang patah-patah.
WildBoost Engine & Dukungan 185 FPS di 24 Game
Fitur WildBoost Engine mengatur alokasi daya, suhu, dan frame rate secara otomatis agar game tetap lancar tanpa menguras baterai. Sebagai HP pertama POCO dengan layar 185 Hz, sudah ada sekitar 24 game yang mendukung 185 FPS native, termasuk CrossFire: Legends dan Blood Strike.
Mobile Legends: Bang Bang dan Call of Duty: Mobile bisa berjalan di 165 FPS. Visual game juga diperkaya fitur Game Color Enhancement.
Yang Perlu Diuji Lebih Lanjut
- Daya tahan baterai 8.050 mAh dalam pemakaian harian campuran — belum diukur secara riil
- Kestabilan performa jangka panjang setelah thermal throttling berulang
- Kualitas audio Bose secara subjektif: apakah tuning-nya terasa di speaker maupun TWS pihak ketiga
- Kualitas foto 200 MP dan periskop 5x dalam berbagai kondisi cahaya
- Harga resmi Indonesia dan ketersediaan varian
Kesan Awal
POCO F9 Ultra jelas bukan sekadar HP murah bertenaga. Kombinasi Snapdragon 8 Elite Gen 5, baterai jumbo, layar 185 Hz, dan tuning Bose menempatkannya sebagai kandidat serius di kelas flagship. Tapi klaim performa masih berbasis data internal POCO, dan harga belum diumumkan.
Verdict final menunggu pengujian penuh: berapa lama baterainya bertahan, seberapa konsisten performanya setelah dipakai intens berhari-hari, dan apakah harga yang diminta sepadan dengan apa yang ditawarkan.

