Herdman Paham Gaya Main Hudson, Timnas Indonesia Siap Hadapi Thailand di Final

Herdman Paham Gaya Main Hudson, Timnas Indonesia Siap Hadapi Thailand di Final
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memimpin sesi latihan jelang final FIFA ASEAN Cup 2026.

RIAUREALITA.COM — John Herdman mengaku sudah mengenal betul karakter taktik Anthony Hudson jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia dan Thailand di Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10). Keduanya punya sejarah panjang bersaing di sepak bola Amerika Utara, dan pertemuan itu jadi modal berharga bagi Herdman untuk membaca permainan Thailand.

Duel final FIFA ASEAN Cup 2026 mempertemukan dua pelatih asal Inggris yang sama-sama matang di kompetisi Amerika Utara. John Herdman menangani Timnas Indonesia, sementara Anthony Hudson memimpin Thailand. Keduanya bukan sosok asing satu sama lain.

Indonesia melaju ke partai puncak sebagai juara Grup A. Poin Tim Garuda sama dengan Malaysia di urutan kedua, yakni tujuh angka, dan head to head kedua tim juga imbang 0-0.

Selisih gol pun identik, +9 untuk Indonesia dan Malaysia. Tiket final akhirnya ditentukan lewat produktivitas gol. Indonesia lebih tajam dengan 11 gol, sedangkan Harimau Malaya hanya mencetak sembilan gol.

Thailand Lolos ke Final Lewat Keunggulan Head to Head atas Vietnam

Di sisi lain, Thailand melaju dengan status juara Grup B. Gajah Perang mengumpulkan enam poin, sama dengan Vietnam, tetapi berhak ke final karena unggul head to head setelah menang 2-0 atas Vietnam di fase grup.

Jalur kedua tim ke final itu menegaskan satu hal: laga puncak akan jadi adu taktik antara Herdman dan Hudson. Keduanya punya rekam jejak yang bersinggungan di MLS dan Timnas Amerika Serikat.

Rekor Pertemuan Herdman vs Hudson: Satu Menang, Satu Seri, Satu Kalah

Herdman pernah menangani Timnas Kanada dan klub MLS Toronto FC. Hudson sempat melatih Colorado Rapids di MLS serta menjadi asisten pelatih dan caretaker Timnas Amerika Serikat.

Saat melatih Kanada, Herdman tiga kali bersua Hudson yang ketika itu menjadi staf pelatih Amerika Serikat di bawah Gregg Berhalter. Hasilnya berimbang: Herdman menang sekali, seri sekali, dan kalah sekali.

Rekor itu membuat Herdman punya gambaran jelas soal cara kerja Hudson. Menurutnya, pelatih Thailand tersebut punya banyak variasi taktik yang membuat lawan sulit membaca pola permainannya.

"Anthony Hudson adalah pelatih yang sangat fleksibel dan adaptif. Dia adalah pelatih top. Saya mengenalnya sejak berada di Amerika Utara dan dia sangat bagus dalam pekerjaannya," ujar Herdman dalam konferensi pers jelang lawan Thailand.

Fleksibilitas Hudson Jadi Ancaman, Herdman Siapkan Antisipasi

Karakter adaptif Hudson membuat Thailand sulit diprediksi. Herdman menyadari hal itu dan menyiapkan langkah antisipasi agar Tim Garuda tidak kehilangan kendali permainan di laga final nanti.

Dukungan suporter di Gelora Bung Karno diprediksi jadi faktor tambahan bagi Indonesia. Bermain di kandang sendiri, Tim Garuda berpeluang besar menutup turnamen dengan trofi juara.

Bagi Herdman, pertemuan melawan Hudson kali ini bukan sekadar final biasa. Ini babak penentuan yang mempertemukan dua pelatih yang sudah saling memahami kekuatan dan kelemahan masing-masing sejak lama.


Berita Lainnya

Index
Galeri