Google Batasi Model Gemini untuk Pengguna Gratis dan AI Plus Mulai 9 Oktober

Google Batasi Model Gemini untuk Pengguna Gratis dan AI Plus Mulai 9 Oktober
Google membatasi akses model Gemini bagi pengguna gratis dan pelanggan AI Plus mulai 9 Oktober.

RIAUREALITA.COM — Google membatasi akses model Gemini bagi pengguna gratis dan pelanggan AI Plus mulai 9 Oktober, menyusul perubahan berbasis komputasi pada Mei. Pengguna tanpa langganan Google AI hanya bisa memakai model Flash-Lite, sementara pelanggan AI Plus kehilangan akses ke model Pro. Langkah ini mengubah peta layanan AI berlangganan Google di tengah persaingan dengan ChatGPT dan Claude.

Pembatasan ini tertuang dalam dokumen dukungan Google yang diperbarui pekan ini. Kebijakan baru menyusul perubahan penggunaan berbasis komputasi yang diberlakukan Google pada Mei lalu.

Apa yang Berubah untuk Pengguna Gratis

Pengguna aplikasi Gemini tanpa langganan Google AI kini dibatasi ke model Flash-Lite. Mulai 9 Oktober, mereka tidak lagi bisa mengakses model Flash maupun Pro.

Artinya, pengguna gratis kehilangan akses ke model yang lebih canggih untuk tugas-tugas kompleks. Mereka masih bisa memakai Gemini untuk percakapan dasar, tetapi tidak untuk penalaran tingkat lanjut.

Pelanggan AI Plus Kehilangan Akses Pro

Pelanggan AI Plus yang membayar 4,99 dolar AS per bulan dibatasi ke model Flash-Lite dan Flash. Model Pro tidak lagi tersedia untuk mereka.

Google menyatakan pelanggan AI Plus akan menerima email yang menjelaskan kapan perubahan ini berlaku. Tidak ada penurunan layanan untuk pelanggan AI Pro dan AI Ultra.

AI Pro Dapat Akses Deep Think

Pelanggan AI Pro yang membayar 19,99 dolar AS per bulan justru mendapat tambahan akses ke opsi Deep Think. Fitur dengan kemampuan penalaran paralel maksimum ini sebelumnya hanya tersedia di paket AI Ultra seharga 99,99 dolar AS dan 199,99 dolar AS per bulan.

Kebijakan ini memperlebar jarak antara paket berbayar menengah dan paket premium dalam ekosistem Gemini.

Tingkat Usaha Baru di Aplikasi Gemini

Pada Oktober, aplikasi Gemini juga akan menambahkan tingkat usaha rendah, sedang, dan tinggi untuk setiap model yang tersedia. Fitur ini meningkatkan kemampuan model menyelesaikan tugas dan memberikan jawaban lebih menyeluruh, tetapi juga mengonsumsi kuota pengguna lebih banyak.

Saat ini, pengguna hanya bisa mengaktifkan opsi Extended thinking untuk pemecahan masalah kompleks. Tiga tingkat usaha baru ini akan menyamai apa yang sudah tersedia di Google AI Studio dan Antigravity.

Posisi Gemini 4 Argon Masih Kabur

Belum jelas di mana Gemini 4 Argon akan ditempatkan dalam struktur paket ini. Google mengumumkan pekan ini bahwa model tersebut pertama kali hadir untuk pelanggan AI Ultra.

Google belum menentukan apakah Argon akan diklasifikasikan sebagai model Pro atau menjadi bagian dari tier baru di atasnya. Ketidakjelasan ini membuat pelanggan belum bisa memastikan model mana yang akan mereka akses setelah pembatasan berlaku.

Pembatasan model ini menandai pergeseran strategi Google dalam mengelola beban komputasi layanan AI-nya. Pengguna di Indonesia yang memakai Gemini gratis perlu mempertimbangkan apakah fitur yang tersisa masih cukup untuk kebutuhan mereka, atau beralih ke paket berbayar sebelum 9 Oktober.


Berita Lainnya

Index
Galeri