RIAUREALITA.COM — Perintah tegas tersebut muncul dalam pertemuan singkat antara Suahasil dan jajaran pimpinan Ditjen Bea Cukai. Ia menanyakan kesiapan Djaka secara langsung di hadapan awak media, menandai prioritas awal masa jabatannya sebagai menteri keuangan baru.
Arahan Langsung kepada Dirjen Bea Cukai
Suasana di Kantor Pusat Kementerian Keuangan menjadi saksi bisu transisi kepemimpinan yang disertai instruksi operasional ketat. Suahasil memanggil Djaka Budhi Utama yang hadir mengenakan pakaian putih ke depan forum.
"Soal rokok ilegal, saya yakin Pak Djaka ada ya? Tadi Pak Djaka ada pakai baju putih. Pak Djaka, gempur terus?" ujar Suahasil.
Djaka merespons perintah tersebut dengan jawaban singkat namun penuh komitmen birokrasi.
"Siap, Pak!" jawab Djaka.
Interaksi dua pejabat tinggi negara ini menegaskan bahwa pemberantasan peredaran barang kena cukai ilegal bukan sekadar wacana, melainkan tugas mendesak yang harus dijalankan segera oleh struktur teknis di lapangan.
Penindakan Aktivitas Ilegal Makin Kuat
Suahasil menyatakan keyakinannya terhadap kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di bawah komando Djaka. Ia menilai tren penindakan berbagai aktivitas ilegal menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
"Pak Jaka telah bekerja dengan teman-teman Direktorat Jenderal Bea Cukai. Sepemantauan saya, penangkapan kegiatan-kegiatan ilegalnya itu menjadi lebih kuat dan akan kita lanjutkan terus," ujar Suahasil.
Pernyataan ini mengisyaratkan keberlanjutan strategi pengawasan yang telah dibangun sebelumnya, tanpa adanya perubahan drastis pasca pergantian pucuk pimpinan di Kemenkeu. Fokus utama tetap pada konsistensi penegakan hukum di sektor kepabeanan dan cukai.
Fokus Tidak Hanya pada Rokok
Meski menyebut rokok ilegal sebagai contoh konkret, Suahasil menekankan bahwa cakupan penindakan tidak terbatas pada satu jenis komoditas saja. Pemerintah berkomitmen memberantas segala bentuk pelanggaran hukum ekonomi yang merugikan penerimaan negara.
"Yang ilegal itu bukan hanya rokok, tapi berbagai macam hal yang lain yang harusnya kita tangani," tuturnya.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah menjaga iklim usaha yang sehat dan melindungi industri legal dari persaingan tidak adil akibat produk selundupan atau ilegal. Bagi pelaku bisnis, sinyal ini berarti pengawasan akan semakin ketat dan merata di berbagai sektor perdagangan.
Dengan resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029, Suahasil membawa agenda pemberantasan ilegalitas sebagai salah satu prioritas kerjanya sejak hari pertama. Instruksi kepada Djaka Budhi Utama menjadi bukti nyata kecepatan respons eksekutif dalam menangani isu-isu fiskal dan regulasi yang berdampak luas bagi masyarakat dan investor.

