Guru di Medan Mundur Usai Dilaporkan Pukul 10 Siswa karena PR, Ini Kata Disdik

Guru di Medan Mundur Usai Dilaporkan Pukul 10 Siswa karena PR, Ini Kata Disdik
Guru di Medan mengundurkan diri setelah dilaporkan memukul 10 siswa terkait pekerjaan rumah (PR), me

RIAUREALITA.COM — Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdik Medan, Mujiono, membenarkan kabar tersebut. Ia menegaskan pengunduran diri guru bersangkutan murni berasal dari inisiatif pribadi, bukan paksaan dinas.

"Informasi terakhir yang kami dapat guru tersebut sudah resign, mengundurkan diri. Dari kemarin, semenjak kejadian itu, kita perintahkan jangan ngajar dulu, dikasih piket saja. Namun yang bersangkutan mau resign, sehingga membuat surat pernyataan pengunduran diri. Jadi bukan kita yang memaksa," ujar Mujiono kepada detikSumut, Rabu (2/9).

Sebelumnya, Disdik Medan telah menjadwalkan mediasi antara pihak sekolah dan orang tua siswa pada Selasa (1/9). Namun pertemuan itu urung terlaksana karena para pelapor tidak hadir.

"Sudah kita panggil semuanya untuk mediasi. Namun orangtua memilih untuk tidak mau datang. Sudah dibilang, sudah ditelepon juga orang tua, sudah kita panggilkan Kepala Sekolah dan wali-wali kelas, namun tetap tidak mau hadir mereka," ungkap Mujiono.

Status Hubungan Kedua Pihak

Kendati mediasi gagal, Mujiono menyebut hubungan antara guru dan orang tua siswa kini telah membaik. Suasana di lingkungan sekolah disebutnya mulai kondusif pasca-pengunduran diri guru yang bersangkutan.


Berita Lainnya

Index
Galeri