Sambil Bagi 6.000 Takjil, Bapenda Pekanbaru Sosialisasikan Diskon PBB hingga 70 Persen

Sambil Bagi 6.000 Takjil, Bapenda Pekanbaru Sosialisasikan Diskon PBB hingga 70 Persen
Bapenda Pekanbaru Bagikan 6.000 Takjil.

PEKANBARU - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan untuk berbagi dengan masyarakat sekaligus menyosialisasikan program keringanan pajak yang diberikan Pemerintah Kota Pekanbaru. Melalui kegiatan yang digelar pada Kamis (5/3/2026), Bapenda membagikan sebanyak 6.000 paket takjil kepada masyarakat serta menginformasikan program diskon Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 70 persen yang berlaku sepanjang tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di lima Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bapenda yang tersebar di sejumlah kecamatan di Kota Pekanbaru. Selain itu, pembagian takjil juga dilakukan di Jalan Diponegoro, salah satu kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat dan pengguna jalan menjelang waktu berbuka puasa.

Ribuan paket takjil dibagikan kepada pengendara, masyarakat sekitar, serta warga yang melintas di lokasi kegiatan. Antusiasme masyarakat terlihat cukup tinggi saat menerima paket berbuka puasa yang disiapkan oleh jajaran Bapenda Kota Pekanbaru.

Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Tengku Denny Muharpan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk berbagi kepada masyarakat di bulan Ramadan, tetapi juga menjadi sarana untuk menyampaikan informasi terkait program keringanan pajak yang saat ini diberikan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru.

Menurutnya, Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk mendekatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman warga mengenai berbagai program yang dapat dimanfaatkan, termasuk kebijakan diskon PBB yang diberikan sepanjang tahun 2026.

"Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi dengan masyarakat sekaligus menyosialisasikan program Wali Kota memberikan diskon PBB hingga 70 persen kepada masyarakat Kota Pekanbaru yang berlaku sepanjang tahun 2026," ujar Denny.

Ia menjelaskan bahwa program diskon PBB tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat sekaligus upaya mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya. Dengan adanya keringanan tersebut, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan yang diberikan untuk menyelesaikan pembayaran pajak dengan lebih ringan.

Selain menyampaikan informasi mengenai program diskon PBB, Bapenda juga ingin membangun kesadaran masyarakat bahwa pajak daerah memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Kota Pekanbaru.

Denny menuturkan bahwa seluruh paket takjil yang dibagikan kepada masyarakat merupakan hasil sumbangsih dari para pegawai Bapenda Kota Pekanbaru. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus wujud kebersamaan seluruh jajaran pegawai dalam berbagi kebahagiaan dengan masyarakat selama bulan Ramadan.

Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang ditunjukkan para pegawai menjadi bagian dari komitmen Bapenda untuk tidak hanya memberikan pelayanan dalam bidang perpajakan, tetapi juga hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.

"Takjil yang dibagikan ini berasal dari sumbangsih seluruh pegawai Bapenda. Ini bentuk kepedulian dan kebersamaan kami untuk berbagi dengan masyarakat di bulan Ramadan," jelasnya.

Kegiatan sosial tersebut juga dimanfaatkan petugas untuk memberikan informasi secara langsung kepada masyarakat terkait manfaat program diskon PBB serta tata cara pembayaran pajak daerah. Dengan pendekatan yang lebih dekat kepada masyarakat, diharapkan informasi mengenai kebijakan pemerintah dapat tersampaikan secara lebih luas dan efektif.

Denny berharap masyarakat dapat memanfaatkan program diskon PBB hingga 70 persen yang telah diberikan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan kesempatan yang baik bagi wajib pajak untuk menyelesaikan kewajiban perpajakannya dengan beban yang lebih ringan.

"Kami mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan ini. Program diskon PBB hingga 70 persen merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban wajib pajak sekaligus meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak daerah," katanya.

 

 Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penerimaan pajak daerah menjadi salah satu sumber utama pembiayaan pembangunan di Kota Pekanbaru. Berbagai program pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan sangat bergantung pada kontribusi masyarakat melalui pembayaran pajak.

Karena itu, kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak dinilai memiliki dampak langsung terhadap kemajuan daerah. Semakin tinggi tingkat kepatuhan wajib pajak, maka semakin besar pula kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai berbagai program yang dibutuhkan masyarakat.

"Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali untuk pembangunan kota dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu kami berharap kesadaran membayar pajak terus meningkat," tutup Denny.

Melalui kegiatan pembagian takjil dan sosialisasi program diskon PBB ini, Bapenda Kota Pekanbaru berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat. Di sisi lain, program keringanan pajak yang diberikan pemerintah diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat sehingga penerimaan daerah tetap terjaga dan pembangunan Kota Pekanbaru dapat terus berjalan demi kesejahteraan bersama.


Berita Lainnya

Index
Galeri