Inhil – Sebuah peristiwa tragis terjadi di Desa Sungai Junjangan, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, pada Senin (21/10/2024) sekitar pukul 18.00 WIB. Korban, Pahrendra (11), warga setempat, dilaporkan meninggal dunia setelah diterkam buaya saat berada di Parit Martapura RT 017 RW 003.
Menurut laporan yang diterima dari Kapolsek Batang Tuaka, kejadian bermula saat korban bersama ayahnya, Harmain (55), dan Ketua RT setempat sedang mandi di tepi sungai. Sekitar pukul 17.30 WIB, tiba-tiba seekor buaya muncul dan langsung menerkam korban, menyeretnya ke dalam sungai.
Meskipun Ketua RT sempat menarik kaki korban, upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkannya dari cengkeraman buaya.
"Saat kejadian, korban sedang mandi bersama orang tua dan Ketua RT. Hewan buas itu muncul dengan tiba-tiba dan langsung menyeret korban. Upaya penyelamatan gagal, dan buaya membawa korban ke dalam sungai," kata Kapolres Inhil, AKBP Budi Setiawan, Selasa (22/10/2024) malam.
Setelah kejadian, masyarakat setempat segera melakukan pencarian korban. Sekitar pukul 21.20 WIB, buaya yang diduga menyerang korban berhasil dieksekusi oleh warga.
Namun, setelah perut buaya dibelah, tidak ditemukan jejak tubuh korban di dalamnya.
"Tim di lapangan sempat melakukan upaya pencarian hingga akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban sudah diserahkan ke pihak keluarga," pungkas Budi.
Kejadian ini semakin menegaskan bahaya yang mengintai masyarakat di sekitar sungai Indragiri Hilir, yang merupakan habitat alami buaya. Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan menghindari aktivitas di dekat sungai sendirian.

