Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru berencana memperluas layanan Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) dengan membuka rute baru menuju Kabupaten Kampar pada tahun depan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah dan memudahkan mobilitas masyarakat.
Berdasarkan kesepakatan kerjasama antara Pemko Pekanbaru dan Pemerintah Kabupaten Kampar, layanan bus TMP kini telah menjangkau wilayah yang lebih luas. Rute baru ini dimulai dari Jalan HR Soebrantas dan berakhir di Danau Bingkuang, Kampar.
"Rutenya, dari Simpang Panam sampai Danau Bingkuang. Kami sudah rapat dengan dinas perhubungan Kampar menindaklanjuti rencana pelaksanaan ini. Ya tentunya ini tidak terlepas dari penganggaran kabupaten Kampar," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru Yuliarso, Rabu (2/10/2024).
Menurutnya, sejumlah persiapan tengah dilakukan untuk mewujudkan rencana tersebut. jika dimungkinkan pada tahun ini akan dilaksanakan maka pemerintah Pemkab Kampar membantu anggaran. Tetapi jika tidak dimungkinkan maka paling lambat itu di tahun 2025.
Dalam kerjasama tersebut, anggaran operasional akan ditanggung oleh Pemkab Kampar. Sementara alat transportasi hingga SDM dari Pemko Pekanbaru.
"Tentunya kami dari segi teknis, Dishub Pekanbaru sudah menyiapkan pelaksanaan teknisnya mulai dari unit bus, personil dan kemudian juga berapa anggaran yang dibutuhkan. Kemudian juga nanti juga akan disesuaikan berapa anggaran yang tersedia," terangnya.
Pihaknya juga telah membahas untuk beberapa opsi, berapa unit yang akan di operasikan, sampai dimana nantinya kendaraan tersebut dan berapa jalur yang akan dilalui.
"Intinya secara teknis kami Dishub melalui UPT Bus TMP sudah siap secara penuh. Tinggal nanti ini tetap harus didukung dengan anggaran karena ada biaya yang harus wajid dikeluarkan apakah itu biaya BBM atau biaya operasional. Karena itu diluar kewenangan Pemko Pekanbaru, ya itu harus dilakukan seluruhnya oleh Pemkab Kampar," jelasnya.
Yuliarso mengungkapkan, hal tersebut tidak menjadi permasalahan bagi Pemkab Kampar karena memang sudah ada komitmen dari Pj Bupati Kampar untuk memberikan layanan tersebut.
"Kami juga ingin menyampaikan informasi ini kepada masyarakat yang berada di sana, karena itu merupakan bagian dari kawasan pekan sekawan dan juga informasi ini juga sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat bahwa angkutan umum masal ini berbeda dengan angkutan umum seperti angkot. Kalau angkutan lain harus menunggu terisi penuh dulu, tetapi kalau kita tidak. Di halte yang telah disiapkan dan mobil akan langsung berangkat," pungkasnya.

