Mengabdi untuk Kepentingan Masyarakat

Sebelum Menjadi Anggota DPRD Kuansing, Mustafa Saililah Jabat Kepala Desa Dua Periode

Rabu, 01 Mei 2019 | 07:07:11 WIB
Sebelum Menjadi Anggota DPRD Kuansing, Mustafa Saililah Jabat Kepala Desa Dua Periode
Ket Foto : Poto Mustafa Saililah Anggota DPRD Kuansing:Riau realita.com/AR.

TELUKKUANTAN - Tidak semua orang bisa langsung menjadi Legislator atau duduk di Lembaga Legislatif (DPRD), akan tetapi harus melalui proses yang cukup panjang. Salah satunya yang dijalani oleh Mustafa Saililah (47).

Memulai karir sebagai Kepala Desa Pulau Busuk, Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Mustafa akhirnya memutuskan serius terjun ke dunia politik usai menghabiskan masa jabatannya sebagai Kades  selama dua periode.

Bermodal pengalaman itu, Mustafa langsung mencalonkan diri menjadi Caleg Anggota DPRD Kuansing, Dapil Kuansing II (Kecamatan Cerenti, Inuman, Kuantan Hilir Seberang, Kuantan Hilir, Pangean dan Logas Tanah Darat) dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) nomor urut 11.

"Sebelumnya memang ada beberapa partai yang mengajak untuk tempat saya berlabuh. Tetapi saya lebih memilih PPP," ucap pria yang lulusan SMA ini kepada Riaurealita.Com.

Hanya rentang waktu satu bulan mempersiapkan diri sebagai Caleg Anggota DPRD Kuansing, dirinya berhasil duduk menjadi Legislator Kuansing pada Pemilu bulan April 2014 lalu. "Dan memang itulah kenyataannya, karena berhasil meraih suara terbanyak di dalam partai untuk lolos duduk di kursi DPRD Kuansing," tuturnya.

Ketika ditanya bagaimana perasaan saat itu, Mustafa merasa tidak percaya dan langsung melakukan sujud syukur. Kemudian, usai rapat pleno PPK dan ditetapkan oleh KPU Kuansing, barulah merasa tenang, senang, gembira, dan tidak menyangka kalau dia bisa meraih satu kursi di DPRD Kuansing.

Apakah merasa kaku saat pertama kali menjadi Legislator Kuansing, katanya, tentu ada karena dari seorang Kepala Desa menjadi Legislator. "Sudah jelas ada perbedaan," ujar Mustafa.

Setelah genap satu periode, pada Pemilu 2019 ini, Mustafa Saililah (Anggota DPRD dari Partai PPP), kembali maju menjadi Caleg DPRD Kuansing Dapil 2 (Kecamatan Logas Tanah Darat, Pangean, Kuantan Hilir, Kuantan Hilir Seberang, Inuman dan Cerenti).

Adapun program yang dilontarkan antara lain, Bidang Pendidikan, Bidang Infrastruktur, Bidang Perekonomian, Bidang Pertanian dan Bidang Kesehatan. "Setahun menjadi Anggota DPRD, alhamdulillah saya berhasil memperjuangkan pengaspalan jalan Desa," terangnya.

Namun demikian, dirinya tetap berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan cara mendahulukan kepentingan masyarakat banyak daripada kepentingan pribadi. "Jadi jika saya terpilih kembali sebagai Wakil Rakyat nanti, saya akan lebih mendahulukan kepentingan masyarakat, dari pada kepentingan pribadi maupun partai," janji Politisi PPP ini.

"Jadi apapun masalahnya, asalkan untuk kepentingan masyarakat, tetap akan diperjuangkan. Karena itu, Kuansing harus lebih maju dari daerah lainnya," harapnya. Mustafa memiliki komitmen menjadi Anggota DPRD yaitu, "Berjuang untuk kepentingan masyarakat banyak".

Sedangkan motivasinya maju sebagai Caleg DPRD Kuansing yaitu Memperjuangkan Pendidikan di Kabupaten Kuantan Singingi, Pemerataan Pembangunan di Kabupaten Kuantan Singingi, Memperjuangkan Harkat dan Martabat Rakyat Miskin, Pemerataan Kesehatan di Kabupaten Kuantan Singingi, serta Menjalankan Fitrah Allah SWT.

Jabatan Mustafa Saililah sebelum menjadi Anggota DPRD Kuansing:

1. Kepala Desa Pulau Busuk Periode (2002-2007)
2. Kepala Desa Pulau Busuk Periode (2007-2012)
3. Anggota DPRD Kuansing (2014/2019)

Mustafa Saililah terlahir dari hasil pernikahan ayah Saililah dan ibu Marluki dari 9 bersaudara. Ia lahir pada tanggal 1 Januari 1972.

Mustafa Saililah semasa menempuh pendidikan formal:

1. SD Negeri 001 Pulau Busuk tamat tahun 1984
2. SMP Negeri 01 Inuman tamat tahun 1987
3. Paket C (Setara dengan SMA) tamat tahun 2006

Pada tahun 1993, mempersunting seorang gadis di Desa Pulau Busuk bernama Sri Ningsih. Dari pernikahan tersebut, ia dikaruniai 4 orang anak yaitu:

1. Wawan lahir di Pulau Busuk,15-3-1994
2. Wiwik Mustafa lahir di Pulau Busuk, 14-11-1996
3. Wilia lahir di Pulau Busuk,20 -2 - 2000
4. Welfia lahir di Pulau Busuk,7-1-2007