PARLEMEN

DPRD Inhil: Perusahaan Jangan Seenaknya Tentukan Harga Kelapa

TEMBILAHAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil, Riau meminta kepada perusahaan agar tidak seenaknya menentukan harga kelapa, sehingga membuat harga kelapa tidak pernah stabil.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Inhil, Edi Gunawan, Rabu (20/9/2018) saat Gerakan Masyarakat Peduli Kelapa (Gempa) melakukan aksi damai di kantor DPRD Inhil terkait anjloknya harga kelapa di Inhil.

"Jika harga kelapa memang mengacu pada harga dunia kenapa harga di Aceh dengan disini berbeda. PT Pulau Sambu dengan PT lainnya jangan seenaknya menentukan harga sendiri," cetus politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Lelaki yang akrab disapa Asun itu memandang, untuk kedepannya, harga kelapa tidak bisa ditentukan satu pihak saja, namun harus ada campur tangan Bupati dan petani.

Sementara itu, keluhan Gempa lainnya yaitu terkait antrian panjang saat menjual kelapa ke perusahaan dan lambatnya uang dari hasil menjual kelapa diterima, Asun meminta kepada perusahaan perkelapaan agar menambah dermaga bongkar muat kelapa.

Kemudian terkait lambatnya uang yang diterima oleh petani, Asun mengatakan untuk kedepannya harus dimaksimalkan fungsi Bumdes yang bekerjasama dengan perusahaan.



[Ikuti Terus Riaurealita.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : +62 0823 8944 0487
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Riaurealita.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan

Video