Cristiano Ronaldo Merasa Dua Kali Dibohongi Jorge Jesus di Timnas Portugal

Rabu, 07 Oktober 2026 | 05:22:01 WIB
Cristiano Ronaldo merilis pernyataan resmi terkait alasannya meninggalkan pemusatan latihan Timnas P

RIAUREALITA.COM — Cristiano Ronaldo merilis pernyataan resmi yang mengungkap alasan dirinya meninggalkan pemusatan latihan Timnas Portugal di tengah jeda internasional. Pemain berusia 41 tahun itu mengklaim Jorge Jesus mengingkari janji soal menit bermain di laga melawan Norwegia dan Denmark.

Pernyataan tersebut dibagikan surat kabar A Bola pada Selasa (6/10). Ronaldo merasa dibohongi Jorge Jesus bukan sekali, melainkan dua kali, sehingga ia memutuskan angkat kaki dari skuad Portugal.

Kesepakatan 30 Menit yang Tak Pernah Terjadi di Norwegia

Jorge Jesus awalnya mengusulkan agar Ronaldo tidak ikut bertandang ke Norwegia dan Denmark. Ronaldo menolak dan tetap terbang bersama tim, meski menyetujui dirinya bakal diistirahatkan.

Namun pada hari pertandingan di Norwegia, asisten pelatih mendatangi meja makan siang dan meminta Ronaldo menghadap Jesus. Sang pelatih bertanya apakah Ronaldo siap bermain 30 menit.

"Permintaan ini berada di luar rencana pemulihan fisik dan pelatihan saya, karena saya hanya akan bermain pada laga keempat bulan di Estádio do Dragão. Tetapi tentu saja saya setuju. Dia menjawab saya, bahwa saya harus siap karena saya akan bermain 30 menit," kata Ronaldo.

Ronaldo lantas melakukan pemanasan sejak babak pertama. Menit demi menit berlalu, tetapi namanya tak pernah dipanggil masuk lapangan. "Pelatih melanggar janjinya," ujarnya.

Pertemuan dengan Direktur Al Nassr dan Janji Konferensi Pers

Empat puluh delapan jam berselang, Ronaldo, Jorge Jesus, dan Direktur Al Nassr Simo Coutinho menggelar pembicaraan. Ronaldo menyebut pertemuan itu berlangsung mendalam dan jujur.

Keduanya sepakat menyelesaikan polemik lewat pernyataan terbuka di ruang konferensi pers. Jesus dijanjikan akan mengakui bahwa Ronaldo tidak pernah meminta menit bermain, dan bahwa rencana pemusatan latihan murni usulan sang pelatih.

"Kami mengakhiri pertemuan itu dengan sang pelatih meminta saya untuk berpelukan. Dia berjanji kepada saya, dia akan mengatakan dalam konferensi pers apa yang baru saja dia sampaikan kepada saya," ungkap Ronaldo.

Namun menurut Ronaldo, Jesus kembali mengingkari komitmen tersebut. Ia menyebut ini sebagai kali kedua janji itu dilanggar.

Permintaan Maaf kepada Rakyat Portugal

Ronaldo mengakui kesalahannya karena pergi begitu saja usai laga melawan Norwegia. Ia meminta maaf kepada masyarakat Portugal atas sikapnya itu.

"Saya merasa jika saya tetap bertahan di tim mulai saat itu, hal itu hanya akan merugikan tim, jadi saya melakukan apa yang selalu saya katakan akan saya lakukan jika saya merasa tidak berguna: saya mengemasi barang-barang saya dan pergi," katanya.

Pernyataan ini menandakan drama Ronaldo dan Jorge Jesus di Timnas Portugal berpotensi berlanjut panjang.

Terkini