RIAU

Kembangkan Pariwisata Kuansing, Pemkab: Dana Desa Bisa Digunakan

TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau terus mengembangkan sejumlah sektor pariwisata guna membantu peningkatan perekonomian masyarakat, untuk merealisasikan semua itu akan mengajak masyarakat, swasta dan perusahaan berperan aktif.

"Aparatur desa dapat menggunakan dana desa untuk ikut mengembangkan potensi wisata," kata Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos- PMD) Kuantan Singingi Muharlius melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Irwan Nazif di Teluk Kuantan, Sabtu (7/7/2018).

Ia mengatakan, solusi upaya pengelolaan pembangunan sarana pendukung objek wisata akan disosialisasikan ke seluruh masyarakat di Kuansing, Dana Desa (DD) bisa digunakan untuk mendukung pengembangan aset daerah tersebut, nantinya bisa dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sesuai aturan.

Desa-desa yang memiliki objek wisata dapat melaksanakan pengembangan dan pengelolaan wisata dengan optimal, karena dapat mendukung ekonomi warga, tidak hanya tergantung dari Dinas Pariwisata saja yang jelas anggaran sangat minim, oleh karena itu diharapkan semua pihak dapat berperan aktif.

"Kepala Desa dan jajarannya juga dapat mengajak peran serta pihak perusahaan," sebutnya.

Ia juga mencontohan, ada sejumlah objek wisata yang baru dan belum terkelola dengan baik selama ini yakni, Danau Kari di Kari Kecamatan Kuantan tengah yang terkenal alami, indah dan dekat dengan perkotaan dengan baya ringan mudah dijangkau.

Teratak Air Hitam yang terkenal dengan sungainya yang jernih, lokasi pemandian anak - anak, saat ini dikenal luas hingga keluar kota Kuansing dan begitu juga dengan sejumlah taman kota serta objek wisata religi di Kopah perlu penanganan khusus.

"Pemerintahan Desa (Pemdes) dapat membantu, jika ada perusahaan didaerahnya minta agar ikut berkontribusi," tegasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kuansing Marwan mengatakan, sejumlah objek wisata di Kuansing sudah dikenal luas, empat sudah menjadi destinasi wisata Riau terdaftar secara nasional, ada sejumlah aset yang belum terkelola dengan maksimal karena minimnya anggaran.

"Untuk mengoptimalkan objek wisata lokal tersebut, dibutuhkan peran aktif semua pihak," pinta Marwan.

Marwan menyebutkan, jika semua objek wisata didukung dengan fasilitas dan sarana yang baik maka diyakini ke depan ekonomi masyarakat akan terdongkrak maju, karena dapat dimanfaatkan untuk sejumlah peluang usaha dilokasi tersebut.



[Ikuti Terus Riaurealita.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : +62 0823 8944 0487
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Riaurealita.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan

Video