Gubri Pimpin Peringatan Hari Ibu ke 89

Jumat, 22 Desember 2017 | 18:27:31 WIB
Gubri Pimpin Peringatan Hari Ibu ke 89
Ket Foto : Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menjadi Inspektur upacara pada peringatkan hari ibu ke 89 di Halaman Kantor Gubernur Riau, Jumat (22/12)

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-89 yang dipusatkan di halaman Kantor Gubernur Riau, Jumat (22/12/2017).

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman yang bertindak sebagai inspektur upacara membacakan sambutan tertulis Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana S. Yembise.

"Masyarakat Indonesia terutama generasi mudanya perlu memaknai Hari Ibu (HI) yang diperingati setiap tahun sebagai sebuah momentum gerak perjuangan kaum perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia," ungkap Gubernur Riau pada PHI ke-89 Tahun 2017 ini mengusung tema: "Perempuan Berdaya, Indonesia Jaya".

Perempuan dan Laki-Laki untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan.

Gubernur Riau menambahkan Hari Ibu Indonesia lahir dari pergerakan bangsa Indonesia. Dalam pergerakan kebangsaan kemerdekaan, peran perempuan Indonesia menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam perjuangan panjang bangsa ini untuk meraih kemerdekaannya.

"Perempuan dan anak dengan jumlah hampir 80 % dari total penduduk Indonesia keduanya merupakan sumber daya potensial dalam pembangunan," ungkapnya.

Buktinya, antara lain terlihat dalam Kongres Perempuan pertama 22 Desember 1928 di Yogyakarta sebagai tekad bersama mendorong pembentukan Indonesia Merdeka. Sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah itu, peringatan hari ibu ditetapkan setiap tanggal 22 Desember sebagai Hari Nasional yang bukan hari libur.

Prinsip kesetaraan yang mendasari tentang pentingnya pembagian tugas, peran dan tanggungjawab yang seimbang antara perempuan dan laki-laki mulai dari lingkup keluarga, masyarakat bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kami berharap Peringatan Hari Ibu ke-89 Tahun 2017 ini Dapat mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki pada setiap aspek kehidupan baik di dalam keluarga, masyarakat, maupun bangsa dan negara untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong," tutup Gubri saat membacakan sambutan tertulis Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana S. Yembise. (Advertorial)