Kualitas Kesehatan di Rohil Terus Meningkat 

Rabu, 01 November 2017 | 01:57:08 WIB
Kualitas Kesehatan di Rohil Terus Meningkat 
Ket Foto : Bupati Suyatno saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor Pukesmas Sinaboi, beberapa waktu lalu. (adv)

MENGHADAPI realitas kehidupan yang menunjukkan adanya kesenjangan kesejahteraan dengan melimpahnya ketersediaan Sumber Daya Alam (SDA) di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), sesungguhnya secara teorritis ironi yang tidak boleh terjadi. Karen itu, upaya pembangunan yang terencana harus dapat dilakukan untuk mencapai tujuan pembangunan. 

Dengan begitu, Pemkab Rohil sejak beberapa tahun lalu berupaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat hingga ke pelosok daerah. Melalui perencanaan peningkatan kesehatan yang tepat, harus pula mampu menyesuaikan dengan kondisi dan potensi di suatu wilayahnya. Sehingga, ketersediaan SDA benar-benar berbanding lurus kontribusinya untuk pemberdayaan dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDA) yang sehat.

Perencanaan itu sebagai upaya untuk mengantisipasi ketidakseimbangan yang terjadi pada bagian bersifat akumulatif. Artinya, perubahan pada suatu keseimbangan awal dapat mengakibatkan perubahan pada sistem sosial yang akhirnya membawa sistem yang ada menjauhi keseimbangan awal. Perencanaan sebagai bagian dari fungsi manajemen yang bila ditempatkan pada pembangunan daerah akan berperan sebagai arahan bagi proses pembangunan berjalan menuju tujuan. 

Disamping itu, kesehatan masyarakat menjadi tolak ukur keberhasilan proses pembangunan yang dilaksanakan. "Untuk tercapainya maksud itu, Pemkab Rohil merumuskannya ke dalam visi dan misi serta merencanakan strategi kebijakan pembangunan di bidang kesehatan untuk diimplementasikan menjadi urgen agar segera dilakukan," ujar Bupati Rokan Hilir H Suyatno.

Lanjutnya, mengaitkan urgensi perencanaan dengan percepatan kesehatan dengan mewujudkan visi dan misi meningkatkan kualitas SDM, sesungguhnya harus seiring dengan percepatan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Dengan begitu, percepatan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dapat tercapai. "Karena, antara pendidikan dan kesehatan ibarat dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan. Makanya untuk menyeimbangkan program peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan, maka masyarakat Rohil harus sehat," papar Suyatno. 

Sehingga, sambungnya, pembangunan bidang kesehatan yang terus diprogramkan harus dijalankan, begitu juga yang masih dalam perencanaan harus diimplementasikan dengan baik. "Semuanya merupakan upaya dalam menjawab tantangan dan kebutuhan akan pelayan kesehatan yang prima bagi masyarakat. Sehingga, berbagai kebutuhan dalam peningkatan layanan kesehatan kepada masyarakat dapat teratasi. Karena itu setiap program yang dilaksanakan untuk peningkatan pelayanan, senantiasa mengarah untuk memenuhi aspek," jelasnya.

Untuk itu, sebut Suyatno, Pemkab Rohil menuangkannya ke dalam berbagai program kesehatan diantara, tersedianya fasilitas kesehatan secara merata dan berkualitas. Kemudian, tercukupinya penyediaan dokter spesialis sesuai dengan kebutuhan masyarakat secara merata. "Selain itu, penyediaan puskesmas yang berkualitas dan merata didukung dengan peningkatan kepedulian dan kesadaran masyarakat atas pentingnya kesehatan," ujarnya. 

Malahan, Pemkab Rohil belakangan ini disamping berupaya meningkatkan kualitas sumber daya kesehatan secara merata yang telah berjalan secara optimal, terus memanfatkan teknologi dalam meningkatnya pelayanan kesehatan. "Sebab, pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara merata harus benar-benar tepat guna. Dengan begitu, upaya peningkatan status Puskesmas Pembantu (Pustu) bisa naik menjadi Puskesmas, Puskesmas menjadi Puskesmas Rawat Inap. Sebab, meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan terutama bagi masyarakat miskin harus didukung dengan akses," papar Bupati Rohil.

Suyatno menjelaskan, terjaminnya kesehatan ibu dan anak juga tak lepas dari upaya memberikan pelayanan kesehatan yang baik. Selain itu, jaminan bagi ibu hamil dan pasca kehamilan juga menjadi tanggung jawab pemerintah. "Dari semua kebijakan yang telah diambil, hasilnya telah didapat, ataupun yang masih dalam perencanaan harus dijalankan. Karena, sesungguhnya upaya ini merupakan implementasi dari visi, misi Rokan Hilir, yang merupakan cita-cita mulia untuk meningkatkan kualitas kesehatan seluruh masyarakat Rokan Hilir," harapnya.

Begitu pentingnya mengedepankan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan, maka seyogya pemerintah selalu berupaya mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam yang pemanfaatannya diperuntungkan guna perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Terutama di Provinsi Riau penghasil sumber daya alam yang melimpah, termasuk Kabupaten Rokan Hilir. Sekalipun sebagai Kabupaten beru hasil pemekaran dari Kabupaten Bengkalis sebagaimana yang telah dilegalformalkan dalam Undang-Undang Nomor 53 Tahun 1999. 

Dewasa ini, Kabupaten Rokan Hilir telah tumbuh dan berkembang dengan pesat dalam pembangunan di segala bidang, baik fisik maupun program-program percepatan peningkatan kualitas SDM melalui peningkatan dan pengembangan pendidikan dan kesehatan. Hal ini dapat dilihat secara nyata dalam pelaksanaan pembangunan yang telah dilaksanakan, sedang dilaksanakan, maupun program-program dalam perencanaan yang terus digesa untuk dipercepat realisasinya dalam upaya membangun bersama rakyat untuk mensejahterakan rakyat dalam bingkai Negeri Seribu Kubah. (adv)