Akrab Berbaur, Gubri Tantang Siswa Berpantun

Ahad, 29 Oktober 2017 | 20:58:20 WIB
Akrab Berbaur, Gubri Tantang Siswa Berpantun
Ket Foto : Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman saat memberikan tantangan kepada para siswa untuk berpantun. Tiga orang yang terpilih mendapatkan hadiah dari Gubri.

PEKANBARU - Sebagai kepala daerah yang sehari-hari selalu disibukkan dengan berbagai kegiatan, H Arsyadjuliandi Rahman pun memanfaatkan hari libur untuk melakukan aktivitas positif. Ahad (29/10/2017) kali ini, Gubernur Riau (Gubri) yang kerap disapa Andi Rachman ini meluangkan waktu untuk berolahraga di kawasan CFD Jalan Diponegoro, Pekanbaru. 

Setelah olahraga Gubri menyempatkan diri sarapan di kedai kopi favoritnya. Setelah sarapan, Andi langsung meluncur ke pondopo kediaman Gubernur Riau untuk beramah-tamah dengan para siswa dan guru SMAN 8 Pekanbaru.

Kehadiran Gubernur Riau ini untuk memberikan semangat da‎lam kegiatan bersama yang digelar SMAN 8 Pekanbaru. Kegiatan tersebut mengusung tema 'Aksi Promotif Memelihara Lingkungan Hidup, Aksi Preventif Penyalagunaan Obat-obatan Terlarang dan Bullying'. 

Menariknya, dalam kegiatan bersama ini orang nomor satu di provinsi Riau ini langsung akrab berbaur dengan para siswa. ‎Terlihat suasana yang ada di acara tersebut sangat santai dan tidak ada batas antara gubernur, siswa, dan para guru SMAN 8 Pekanbaru. 

Seperti ketika Gubri menantang para murid untuk berpantun dan yang bisa akan diberikan hadiah. Langsung para siswa berebutan dan akhirnya dipilih tiga siswa dari ratusan siswa yang hadir saat ini. Spontan ‎siswa langsung membuat dan membaca pantun karangannya di hadapan gubernur Riau.

Rinaldi, Siswa XI IPA 2 SMAN 8 Pekanbaru berpantun seperti berikut:

Jalan-jalan ke Meranti
Di Meranti lanjut ke Pati
Di sini kita menanti
Menuju Riau yang sejati
 

Tak mau kalah, Chitra Safa Aqilla siswa XII IPA 5 SMA 8 Pekanbaru juga membacakan pantunnya.

Sungguh elok ikan lohan
Hidup nyaman di kolam taman
Ayo kawan jagalah kebersihan
Karena kebersihan sebagian iman

Sry Rizkya ‎Siswa X MIPA 5 SMAN 8 Pekanbaru, juga membaca pantunnya. 

Ke Sungai Siak cari ikan lohan
Ikan tak dapat ke ujung dunie
Jage lah Jage si kebersihan
Untuk si Riau di mate dunie
 

Setelah tiga siswa tersebut melanturkan pantun, Gubri menjelaskan bahwa anak-anak muda Riau harus terbiasa berpantun. Karena pantun adalah salah satu budaya asli Riau yang harus dilestarikan. Gubri juga memberikan kuis tebak-tebakan dengan hadiah handphone dan sepeda kepada para siswa.

Gubernur mengapresiasi kemahiran siswa SMAN 8 Pekanbaru mengarang pantun. Menurutnya ini sebagai langkah melestarikan budaya Melayu. Apalagi saat ini Pemprov Riau mengangkat nilai-nilai kebudayaan sesuai dengan visi misi Riau 2020, ‎mewujudkan Riau sebagai pusat kebudayaan Melayu dan perekonomian di Asia Tenggara.

"Terus asah minat dan bakat anak-anak. Jangan lupa balajar yang giat untuk mencapai cita-cita. Terpenting tetap jaga lingkungan kita tetap bersih, agar kita tetap sehat," pesannya. (adv)