Peran PKK dalam Peningkatan Kesejahteraan Rumah Tangga

PKK Ujung Tombak Kesejahteraan Keluarga

Jumat, 14 Oktober 2016 | 15:52:36 WIB
PKK Ujung Tombak Kesejahteraan Keluarga
Ket Foto : Ketua TP PKK Prov Riau Hj Sisilita Arsyadjuliandi Menggunting Balon Keudara pada Pembukaan Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Riau di Halaman Gedung Dharma Wanita

PEKANBARU - Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sangat berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. PKK tetap menjadi ujung tombak dalam pembinaan keluarga dan rumah tangga. Untuk itu, pemerintah provinsi Riau harus bersinergi dengan PKK untuk pembangunan Riau.

 
Pentingnya peran PKK, Gubernur Riau (Gubri) H Arsyadjuliandi Rachman memiliki program strategis untuk menjadikan PKK sebagai mitra kerja Pemerintah Provinsi Riau dalam meningkatkan ekonomi masyarakat ke depan, khususnya terkait dengan pembinaan ekonomi keluarga dan rumah tangga. 
 
Gubri dengan tegas menyatakan bahwa peran PKK tidak bisa diabaikan dan semua peran PKK itu harus diperhitungkan. Peran PKK ini terutama dalam menunjang pelaksanaan program-program strategis yang menjadi target Pemprov Riau ke depan. Kata Gubri, dinas dan badan akan rugi jika tidak menggandeng PKK dalam menjalankan program-program pokok di instansi.
 
Ketua TP PKK Prov Riau Hj Sisilita Arsyadjuliandi Serahkan Penghargaan Pada Peringatan Hari Keluarga Nasional XXII Tingkat Provinsi Riau Tahun 2016 di Gedung Dharma Wanita Jl Diponegoro
 
"Mereka bisa membantu kita dalam melaksanakan program-program itu. Lihat saja, prestasi PKK di tingkat nasional sudah banyak," kata Gubri saat membuka acara Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Riau, di Gedung Dharma Wanita, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Rabu beberapa waktu lalu.
 
Sampai saat ini PKK terbukti telah banyak membantu Pemerintah dalam pelaksanaan program pembangunan dan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang dikemas. Seperti program-program yang diluncurkan oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Riau saat ini, mulai dari bakti sosial (Baksos) operasi bibir sumbing, operasi gratis katarak, baksos untuk korban bencana, dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) dan beragam kegiatan penting yang pemanfaatannya sudah dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan keluarga.
 
"Selain mendukung ekonomi keluarga dan kesejahteraan masyarakat, peran PKK dalam kehidupan masyarakat dan pemerintahan harus diberi ruang se luas-luasnya. Sebab, pemerintah telah menjadikan peningkatan kesehatan ibu dan anak sebagai prioritas utama program kesehatan," sebut Gubri.
 
Ketua TP PKK Prov Riau Hj Sisilita Arsyadjuliandi bersama Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi saat hadiri Rapat Konsultasi Tim Penggerakan PKK Tingkat Provinsi Riau Tahun 2016 di Hotel Alpha
 
Program strategis di bidang kesehatan inilah, peran PKK harus menonjol. Sehingga menjadi salah satu ujung tombak terdepan dalam menyukseskan program kesehatan ibu dan anak. Tidak saja di wilayah perkotaan yang ketersediaan fasilitas, sarana dan prasarana kesehatan yang sudah memadai, akan tetapi juga harus menjangkau hinga ke pelosok desa dan pedalaman.
 
"Harapan kita angka ke depannya adalah, bagaimana angka kematian ibu saat ini bisa ditekan sehingga Riau tidak termasuk provinsi yang memiliki angka kematian ibu yang tinggi di Indonesia. Di sinilah kita harapkan PKK dapat pula memberdayakan semua potensi khususnya di bidang kesehatan tersebut," kata Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Riau Hj Sisilita Arsyadjuliandi.
 
Tidak bisa ditampik pula, salah satu faktor yang berpengaruh dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas adalah status kesehatan masyarakat terutama status gizi dalam keluarga adalah perempuan. Dimana kualitas SDM dewasa sangat tergantung pada pertumbuhan dan perkembangan sejak dalam kandungan, bayi, anak dan remaja. (adv)