PEKANBARU - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 7 melaksanakan kegiatan penyebaran 1.500 bibit ikan di Danau Buatan, RW 13, Kelurahan Lembah Sari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, pada 5 September 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja revitalisasi Danau Buatan yang bertujuan mendukung keberlanjutan ekosistem perairan sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan danau.
Sebanyak 1.500 bibit ikan ditebar ke perairan Danau Buatan dengan melibatkan mahasiswa KKN dan masyarakat setempat. Penyebaran bibit ikan diharapkan dapat membantu menjaga keberlangsungan kehidupan biota perairan serta menjadikan kawasan danau lebih potensial sebagai ruang aktivitas masyarakat.
Selain aspek lingkungan, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. Dengan berkembangnya populasi ikan, Danau Buatan diharapkan dapat menjadi salah satu lokasi yang menarik aktivitas memancing masyarakat. Meningkatnya kunjungan dan aktivitas di sekitar danau berpotensi memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM dan pedagang yang berjualan di kawasan pinggiran danau.
Ketua RW 13 Lembah Sari menyampaikan apresiasinya terhadap kepedulian mahasiswa KKN dalam mengembangkan potensi lingkungan dan ekonomi masyarakat.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN Kelompok 7. Penyebaran bibit ikan ini bukan hanya untuk menjaga ekosistem Danau Buatan, tetapi juga kami harapkan dapat menghidupkan kembali aktivitas masyarakat di sekitar danau. Kalau nantinya masyarakat semakin ramai datang untuk memancing, tentu pedagang dan UMKM di sekitar sini juga berpeluang mendapatkan manfaat ekonomi,” ujar Ketua RW 13.
Kegiatan penyebaran bibit ikan ini menjadi salah satu bentuk upaya mahasiswa KKN Kelompok 7 dalam mewujudkan program “Membangun Ekowisata Berkelanjutan dan Ekonomi Kreatif Berbasis Komunitas di RW 13 Kelurahan Lembah Sari Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru.”
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap Danau Buatan tidak hanya menjadi kawasan yang lebih terawat secara ekologis, tetapi juga dapat berkembang sebagai ruang rekreasi masyarakat yang memberikan manfaat bagi perekonomian warga sekitar.***

