RIAUREALITA.COM — Infinix menambah lini tablet kelas menengahnya di pasar Indonesia lewat kehadiran XPAD 30 Pro. Perangkat ini diposisikan sebagai solusi bagi pengguna muda yang butuh perangkat fleksibel untuk mendukung aktivitas harian yang beragam, mulai dari belajar, bekerja, hingga hiburan.
Peluncuran ini terjadi kurang dari setahun setelah Infinix memperkenalkan XPAD Pro 20 di Indonesia pada Oktober 2025. Alih-alih sekadar pembaruan kecil, XPAD 30 Pro menghadirkan lompatan spesifikasi yang cukup terasa di sektor performa dan daya tahan.
Ditenagai Chip Helio G200 Ultimate dan Layar 2.5K
Sektor performa menjadi sorotan utama pada tablet anyar ini. Infinix menyematkan chip MediaTek Helio G200 Ultimate dengan proses fabrikasi 6nm, yang diklaim membawa peningkatan performa hingga 35,6 persen dibandingkan generasi pendahulunya yang memakai Helio G100 Ultimate.
Untuk urusan visual, XPAD 30 Pro mengusung layar 11 inci beresolusi 2.5K dengan kecerahan puncak 550 nits. Panelnya juga sudah mengantongi sertifikasi TÜV Rheinland Hardware-Level Low Blue Light dan Flicker-Free, yang berarti paparan cahaya biru dan kedipan layar sudah ditekan demi kenyamanan mata saat dipakai berlama-lama.
Fitur Wet Touch Technology turut disematkan. Layar tetap responsif meski tersentuh tangan basah atau terkena cipratan air, situasi yang kerap terjadi saat memakai tablet di dapur atau di dekat kolam renang.
Baterai 8.200 mAh dan Fitur Produktivitas Lintas Perangkat
Kapasitas baterai menjadi salah satu poin pembeda utama. XPAD 30 Pro dibekali baterai 8.200 mAh, lebih besar dari 8.000 mAh milik XPAD Pro 20. Infinix mengklaim kapasitas ini cukup untuk menemani pengguna seharian, baik untuk aktivitas mencatat, menonton streaming, maupun bermain gim.
Dari sisi konektivitas, tablet ini mendukung kartu SIM dengan jaringan 4G LTE. Pengguna tetap bisa terhubung ke internet saat tidak ada jaringan Wi-Fi di sekitar.
Infinix juga membenamkan sejumlah fitur produktivitas yang memanfaatkan ekosistem perangkatnya. Ada Desktop Expansion yang mengubah tablet menjadi layar kedua, plus Three-Screen Workflow dan Cross-device Collaboration. Fitur terakhir memungkinkan pengguna memindahkan berkas, berbagi clipboard, serta melakukan drag-and-drop antara tablet, ponsel pintar, dan laptop Infinix yang kompatibel.
Sistem operasi yang diusung adalah XOS 16. Antarmuka ini disebut menghadirkan tampilan lebih segar, optimalisasi pengelolaan sumber daya, dan stabilitas sistem yang lebih baik untuk menjaga pengalaman penggunaan tetap mulus.
Harga dan Ketersediaan di Indonesia
Infinix XPAD 30 Pro sudah bisa dibeli di Indonesia mulai 9 September 2026 pukul 00.00 WIB. Tablet ini ditawarkan dalam dua konfigurasi memori dengan rentang harga yang cukup lebar:
- RAM 4GB/ROM 128GB: Rp3.399.000, tersedia dalam warna Twilight Purple, Titanium Silver, dan Anthracite Grey.
- RAM 8GB/ROM 128GB: Rp4.599.000, tersedia dalam warna Titanium Silver dan Anthracite Grey.
Dengan banderol tersebut, XPAD 30 Pro berada tepat di zona kompetitif tablet Android kelas menengah. Posisinya menarik bagi pengguna yang mengutamakan performa gaming dan daya tahan baterai di atas rata-rata, tanpa harus merogoh kocek hingga Rp5 jutaan.
Tablet ini paling cocok untuk mahasiswa atau pekerja muda yang membutuhkan satu perangkat untuk menunjang produktivitas harian dan hiburan. Namun, perlu dicatat bahwa dukungan 4G LTE tanpa 5G membuatnya kurang relevan bagi mereka yang sudah terbiasa dengan kecepatan jaringan generasi terbaru.

