Komisi X DPR: 172.323 Guru Non-ASN Bisa Ikut Seleksi CPNS pada Januari 2027

Komisi X DPR: 172.323 Guru Non-ASN Bisa Ikut Seleksi CPNS pada Januari 2027
guru non-ASN dijadwalkan mengikuti seleksi CPNS pada awal Januari 2027.

RIAUREALITA.COM — Sebanyak 172.323 guru berstatus non-ASN atau honorer mendapatkan kepastian untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai awal Januari 2027. Kepastian ini mengemuka setelah Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyampaikan jadwal pembukaan seleksi tersebut pada Rabu, 2 September 2026.

“Pemerintah akan membuka kesempatan bagi sekitar 172.323 guru berstatus non-ASN (honorer) untuk mengikuti seleksi CPNS mulai Tahun Anggaran 2027, tepatnya awal Januari 2027,” ujar Lalu Hadrian Irfani.

Kesempatan bagi Guru Honorer dan Status PPPK yang Sudah Ada

Meski peluang menjadi ASN terbuka lebar, Lalu menekankan bahwa mekanisme seleksi tidak memberikan jalan pintas. Para guru non-ASN yang mendaftar tahun depan harus melewati seluruh tahapan seleksi CPNS 2027, sama seperti pelamar umum lainnya. Tidak ada skema pengangkatan langsung yang akan diberlakukan dalam kebijakan ini.

Ketentuan ini juga menjawab kekhawatiran guru yang saat ini berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Jika seorang guru PPPK mencoba melamar dan gagal dalam seleksi CPNS, kegagalan tersebut tidak lantas menghapus status kepegawaian yang sudah dimiliki sebelumnya. Status PPPK tetap melekat dan tidak terpengaruh oleh hasil seleksi CPNS yang diikutinya.

Penghapusan PPPK Paruh Waktu dan Target Pengangkatan Penuh

Dalam kesempatan yang sama, Komisi X DPR RI menegaskan komitmennya mengawal penghapusan status PPPK paruh waktu yang ditargetkan rampung mulai 2027. Seluruh tenaga dengan status tersebut dipastikan akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu.

Langkah ini diambil untuk menghilangkan ketidakpastian kerja bagi tenaga honorer yang selama ini mengabdi dengan jam kerja dan upah yang tidak setara dengan PPPK penuh waktu. DPR dan pemerintah berharap, sebelum 31 Desember 2026 berakhir, sudah ada formulasi kebijakan yang jelas dan terukur.

Target Penyelesaian Status Kepegawaian Akhir Tahun

Jadwal yang disepakati menempatkan akhir tahun 2026 sebagai batas waktu krusial. Targetnya, para guru non-ASN yang masuk dalam daftar 172.323 orang itu tidak lagi memasuki tahun baru dengan status kepegawaian yang menggantung.

Lalu Hadrian Irfani menambahkan, kepastian jadwal ini diharapkan mampu memberi ruang persiapan yang cukup bagi para guru untuk beradaptasi dengan materi seleksi. Di sisi lain, pemerintah juga diminta menyiapkan infrastruktur pendaftaran agar sistem seleksi CPNS 2027 nanti dapat berjalan lancar tanpa hambatan teknis yang merugikan peserta dari daerah.


Berita Lainnya

Index
Galeri