Pekanbaru - Kebakaran melanda Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) PT. Basma Aela Jaya di Desa Aliantan, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, pada Selasa pagi (10/09/2024).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.48 WIB ini diduga dipicu oleh percikan api dari sepeda motor yang tengah diisi bahan bakar.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp. 500 juta.
Kejadian bermula saat Gatot Subroto (54), seorang petani asal Desa Kabun, datang ke SPBU tersebut menggunakan sepeda motor Honda Verza untuk mengisi bahan bakar jenis Pertalite.
"Mesin motor masih dalam keadaan hidup saat operator, Alvia Desy Anggraini (21), mulai mengisi bahan bakar. Ketika tangki motor penuh dan melimpah, terjadi percikan api dari sisi kanan motor yang langsung menyambar ke pompa bahan bakar," ujar Kapolres Rokan Hulu, AKBP Budi Setiyono, Selasa malam.
Sontak api menyebar dengan cepat dan membakar pompa nomor 2. Para karyawan SPBU, bersama masyarakat sekitar, berusaha memadamkan api menggunakan lima tabung alat pemadam api ringan (APAR) dan selang air.
"Namun, api baru bisa dipadamkan setelah pemadam kebakaran dari Ujungbatu tiba di lokasi pukul 10.32 WIB untuk melakukan pendinginan," ungkap Budi.
Akibat kebakaran ini, Gatot Subroto mengalami kerugian dengan terbakarnya sepeda motornya. Sementara SPBU mengalami kerugian lebih besar.
"Yang terbakar satu unit sepeda motor, satu unit pompa bahan bakar merk Tatsuno 4 Nozel, terdiri dari 2 Nozel Pertalite dan 2 Nozel Solar, satu unit mesin EDC (electronic data capture) turut terbakar dan zebagian bangunan SPBU juga mengalami kerusakan akibat kobaran api," ungkap Kapolres Rohul.
Menurut keterangan lebih lanjut dari pihak kepolisian, total kerugian yang ditaksir mencapai Rp. 500 juta. Meskipun demikian, pihak SPBU PT. Basma Aela Jaya menyatakan tidak akan menuntut siapapun terkait kejadian ini sambil menunggu hasil penyelidikan dari Pertamina Pekanbaru.
"ihak SPBU telah membuat surat pernyataan tidak akan menuntut, namun investigasi tetap dilakukan oleh Pertamina,” ujar Kapolres Rokan Hulu.
Polisi setempat juga telah melakukan tindakan pengamanan, termasuk memasang garis polisi di lokasi kejadian serta mencatat identitas saksi. Hingga saat ini, kondisi di sekitar SPBU dilaporkan sudah aman dan terkendali.

