Pemko Pekanbaru Dukung RSD Madani Dikhususkan untuk Pasien Covid-19

Selasa, 27 Oktober 2020 | 08:42:16 WIB
Pemko Pekanbaru Dukung RSD Madani Dikhususkan untuk Pasien Covid-19
Ket Foto :

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menggelar rapat, Senin (26/10/2020) di lantai 6 Perkantoran Terpadu Tenayan Raya.

Keduanya sepakat menjadikan Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani khusus tempat perawatan pasien positif Virus Corona atau Covid-19. Di sini pula nantinya akan ditempatkan laboratorium pemeriksaan swab Kota Pekanbaru. 

Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi mengatakan, keputusan ini diambil berdasarkan tren keterisian rumah sakit di Pekanbaru saat ini. Belum lagi, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad jadi rujukan seluruh kabupaten dan kota yang ada di Riau.

"Kalau nanti RS Madani ini spesial untuk Covid-19. Ini sangat membantu RS lain. Karena kapasitas rumah sakit di Pekanbaru sudah mencapai 65 persen," jelasnya. 

Ditetapkannya RSD Madani khusus merawat pasien Covid-19, maka RS rujukan yang lain akan terbantu. Artinya, dengan dukungan RS Madani, bisa memperkuat RS rujukan di Pekanbaru. "Nanti ada fasilitas pendukung untuk RS Madani," jelasnya. 

Apalagi penambahan pasien saat ini di RS Arifin Achmad terus meningkat. Sementara, rumah sakit milik Pemprov Riau ini juga harus menampung pasien penyakit lain.

"Sekarang ini penambahan termasuk RS Arifin Achmad, tapi kalau hanya ini beberapa kali penambahan, ini kan untuk Riau. Tidak khusus Covid-19. Akan kesulitan jika hanya untuk Covid-19," kata dia. 

Sementara itu, Walikota Pekanbaru Dr Firdaus MT menyatakan siap dengan penunjukan RS Madani sebagi RSS khusus Covid-19. Kata dia, komitmen dengan gubernur, RS Madani sebagai penguatan pelayanan Covid-19 di Riau khususnya untuk Pekanbaru. "Pekanbaru sebagai ibukota provinsi rujukan untuk kabupaten lain," ucapnya. 

Ia memahami bahwa kondisi RSUD Arifin Achmad sering kali penuh. "Kapasitas Arifin Ahmad selalu over, khusus untuk Pekanbaru kiat harapkan bisa ditampung untuk Madani. Sekarang kita juga sudah menampung dari Kampar," jelasnya. (Adv)