PEKANBARU

Masih Banyak Pelanggar Protokol Kesehatan, PSBM di Pekanbaru Bakal Diperpanjang dan Diperluas

PEKANBARU - Saat ini Pemerintah Kota Pekanbaru sedang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di empat kecamatan. Kemungkinan, PSBM bakal diperpanjang dan diperluas lagi lantaran masih banyak ditemukan pelanggaran.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, belum genap satu minggu PSBM, jumlah pelanggar yang terjaring tim saat razia mencapai 500 orang. "Masih banyak pelanggaran yang kita temui," kata Ingot, Kamis (8/10/2020).

Pelanggaran yang masih ditemukan seperti masih tidak pakai masker dan masih ada warga yang berkerumun. Ia tidak menampik bahwa PSBM dapat diperluas ke wilayah lain. Bahkan jika tidak membuahkan hasil yang maksimal akan dilakukan PSBM lanjutan pada wilayah yang sama.

Namun, keputusan itu menunggu hasil evaluasi dari rapat forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Pekanbaru. "Kemungkinan diperluas dan di perpanjangan itu ada, tapi harus dilakukan evaluasi terlebih dahulu. Kita evaluasi dua atau tiga hari jelang PSBM berakhir," jelasnya.

Evaluasi yang dilakukan melihat dari eskalasi kasus selama PSBM berlangsung. Ia menyebut, jika terlihat grafik penurunan kasus pihaknya masih tetap melakukan pembatasan, agar penurunan bisa dijaga. ***



[Ikuti Terus Riaurealita.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : +62 0823 8944 0487
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Riaurealita.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan

Video