Walikota Tinjau Langsung Pelaksanaan Rapid dan Swab Massal di Pasar Agus Salim

Jumat, 26 Juni 2020 | 04:39:07 WIB
Walikota Tinjau Langsung Pelaksanaan Rapid dan Swab Massal di Pasar Agus Salim
Ket Foto :

PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Dr. H. Firdaus, ST, MT meninjau langsung pelaksanaan rapid test dan tes swab massal, yang diselenggarakan tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru bersama Dinas Kesehatan Provinsi Riau, di Pasar Agus Salim, Jumat (26/6/2020).
 
Dalam kunjungan itu, Firdaus menyampaikan, bahwa rapid test dan swab yang dilakukan merupakan langkah cepat pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Pekanbaru. 
 
"Kita memamakai istilah TOS, yang artinya Temukan, Obati, dan Sembuhkan. Hal itu yang kita lakukan untuk upaya memutus penyebaran Covid-19 di Pekanbaru," ujar Firdaus. 
 
Menurutnya, berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dalam upaya memutus mata penyebaran Covid-19. Tidak hanya meggelar rapid dan swab masal dalam mencari orang tanpa gejala (OTG). Namun juga dilakukan penyemprotan cairan disinfektan ditempat umum yang rawan terjadi penyebaran. 


 
Dalam kegiatan itu, Walikota didampingi Kapolresta Pekanbaru, Dandim 0301 Pekanbaru, dan beberapa pimpinan OPD dilingkungan Pemko Pekanbaru. Firdaus melihat langsung pelaksanaan rapid tes dan swab masal yang dilakukan terhadap pedagang dan warga pengunjung Pasar Agus Salim. 
 
Firdaus juga menyampaikan pemahaman kepada masyarakat dilokasi itu agar terus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, dan mengajak masyarakat bersama memerangi penyebaran Covid-19.
 
Masing-masing disediakan 300 alat rapid tes, dan 300 alat swab. Masyarakat cukup antusias mengikuti tes tersebut. "Alhamdulillah kesadaran masyarakat cukup tinggi untuk hal ini. Tes dilakukan untuk mengetahui status kesehatan," jelasnya. 
 
Pelaksanaan rapid test dan swab masal diselenggarakan secara gratis kepada masyarakat. Pihaknya berencana akan kembali meggelar tes serupa guna mencari OTG dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 Pekanbaru. (Adv)