PEKANBARU

Duh! Penataan Pedagang di CFD Pekanbaru Masih Terkendala

Anggota Satpol PP melakukan sosialisasi pelarangan berdagang di area CFD
PEKANBARU - Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk mengembalikan fungsi Car Free Day (CFD) jalan Gajah Mada dan jalan Diponegoro tampaknya masih ada kendala.
 
Badan Satpol PP Pekanbaru yang ditugaskan melakukan penataan para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di area CFD masih sekadar melakukan sosialisasi.
 
Sementara tiga lokasi, yaitu gedung LAM, gor Tribuana, dan gedung Darma Wanita yang direncanakan sebagai tempat untuk menampung para pedagang belum bisa digunakan, lantaran belum mendapat persetujuan dari pengelola tiga gedung itu.
 
"Untuk gor, gedung Darma Wanita dan LAM kita belum dapat jawaban, surat sudah disampaikan untuk pemakaian gedung tersebut. Minggu depan kepastiannya," kata Kepala Badan Satpol PP Pekanbaru, Zulfahmi Adrian, Minggu (27/3/2016) di Pekanbaru.
 
Menjelang kepastian itu, para pedagang diarahkan untuk berjualan di jalan-jalan akses menuju area CFD, seperti di jalan Sumatera, jalan Borobudur, dan jalan Seberut (samping hotel Aryaduta).
 
"Sementara untuk berjualan bisa di jalan akses ke Diponegoro dan Gajah Mada termasuk Ronggowarsito," kata dia.
 
Seperti diketahui, area CFD yang sejatinya digunakan untuk tempat berolahraga bagi warga Pekanbaru sudah 'beralih fungsi'. Beberapa waktu belakangan ini area CFD di tengah-tengah kota Pekanbaru itu, dipenuhi pedagang yang menjajakan barang dagangan. (das)



[Ikuti Terus Riaurealita.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : +62 0823 8944 0487
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Riaurealita.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan

Video