REGIONAL

Sikapi Kelangkaan BBM Jenis Premium, Disperindag Sidak ke SPBU di Rohul

ROHUL - Akibat maraknya para pelangsir semua jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya premium atau bensin, yang menyebabkan antiran panjang kendaraan di beberapa SPBU di Rohul,dengan cara tersendiri,seperti menggunakan tangki modifikasi pada kendaraannya untuk mengelabui pihak SPBU.

Untuk menyikapi keresahan masyarakat karna sulitnya mendapatkan premium di SPBU, pegawas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Rohul bersama Personel Polsek setempat,lakukan inspeksi mendadak (sidak) serta sosialisasi ke sejumlah SPBU di Rohul.Kamis (16/1/2020)

Kabid Disperindag Rohul Ira Puspita SE, bersama Kasi Pembinaan Usaha Perdagangan Aidil Fitri, Bidang Metrologi Amri SH dan Pengamat Tera Zulkifli, mendatangi beberapa SPBU di Rohul, di antaranya SPBU Simpang Kumu Kecamatan Rambah Hilir,kemudian Tim gabungan sidak ke SPBU Kecamatan Rambah Samo 14-285-6118, dan Dua SPBU di Kecamatan Ujung Batu KM 6 Desa Pematang Tebih Timur hingga SPBU nomor 14-284-605. di Kecamatan Tandun dan Kecamatan Kabun.

Sementara itu,Pada saat Sidak tersebut, Managemen SPBU, mengeluhkan pengurangan jatah BBM jenis premium sehingga tidak mencukupi untuk keperluan masyarakat.

Dalam kegiatan itu juga dilaksanakan penerapan tera nojel SPBU,namun dari pemeriksaan tersebut tidak ditemukan segel yang putus dan yang rusak. “Semua sesuai dengan standar,” Ujar Ira Puspita Kabid Metrologi Disperindag Rohul.

Tim juga melakukan sosialisasi dan meminta agar pemilik SPBU tidak lagi melayani berbagai kegiatan langsiran BBM, khususnya premium atau bensin, Karena itu menyalahi aturan dan diharapkan untuk memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen.

Sidak dilakukan sebagai upaya pengawasan dan sosialisasi dalam pelayanan, sehingga SPBU tidak lagi melayani pelangsir yang diduga menimbun BBM, Apalagi yang menggunakan jerigen dan kendaraan yang dimodifikasi tangkinya,” Tegasnya."

Dalam kesempatan itu juga, Hendra Pengawas SPBU Simpang Kumu, mengucapkan terimakasih atas Sidak Disperindag Rohul yang masih tetap Komit mengawasi SPBU. Agar selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, meski ada kendala yakni pengurangan pasokan premium dari Pertamina.

Hendra mengaku, BBM jenis Partalite kurang diminati masyarakat, kecuali disaat premium tidak ada. “Partalite tidak terlalu diminati masyarakat, karena pengguna sepeda motor mengeluhkan kendaaran agak susah dihidupkan pada pagi hari,” katanya

Saat sidak berlangsung,tidak ada ditemukan antrian panjang kendaraan, namun dilahan masyarakat di samping SPBU Okak di jalan lintas Kecamatan Rambah Samo, ada puluhan unit sepeda motor merek Suzuki Thunder yang diduga digunakan untuk melangsir BBM akan tetapi dibantah oleh Guntur pemilik SPBU.***(Ds)





Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : +62 0823 8944 0487
atau email ke alamat : [email protected]
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Riaurealita.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan

Video