Loading...
RIAU

Kabar Gembira! Pemprov Riau akan Kucurkan Bantuan Rp200 Juta per Desa Tahun Ini

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMDD) akan mengucurkan bantuan dana Rp200 juta per desa tahun ini guna pengembangan ekonomi masyarakat.

"Mekanismenya menunggu juknis(petunjuk teknis), kini kami sedang membahas formula dan aturan hukumnya untuk diterbitkan Peraturan Gubernur (Pergub)," kata Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMDD) R Siti Nurasiah kepada Antara di Pekanbaru, Kamis.

Siti Nurasiah menjelaslan bantuan keuangan ini diberi nama "Program Bhakti Khusus" yang dimulai tahun 2019 ini. "Bantuan keuangan khusus ini memang baru pertama kali dilakukan sehingga pelaksanaannya harus cermat dan tepat sasaran," tegasnya.

Loading...

Sebenarnya hal ini merupakan bentuk tanggung jawabPemerintah Provinsi Riau bagi desa-desa setempat dalam membantu pembangunan yang akhirnya berujung pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Walau diakuinya bantuan sejenis juga mengalir dari pemerintah pusat seperti Dana Desa, namun hal itu berbeda bentuknya.

"Dana Desa yang diberikan pusat itu beda karena merupakan tanggungjawab pemerintah, Pemprov Riau sesuai kemampuannya juga bisa menganggar bantuan keuangan," tegasnya saat dikonfirmasi apakah bantuan keuangan ini tidak tumpang tindih dengan bantuan pusat yang sebelumnya sudah ada.

Adapun sumber anggaran yang akan jadi peruntukan bantuan khusus tersebut, sambung dia, berasal dari APBD Perubahan Provinsi Riau pada tahun 2019.

Ia menambahkan, saat ini Riau memiliki sekitar 1.591 desa. Pemerintah Provinsi Riau masih terusmelakukan kajian terhadap desa-desa yang layak mendapatkan bantuan tersebut.



[Ikuti Terus Riaurealita.com Melalui Sosial Media]






Loading...

Tulis Komentar

Untuk Berbagi Berita / Informasi / Peristiwa
Silahkan SMS ke nomor HP : +62 0823 8944 0487
atau email ke alamat : [email protected]realita.com
Harap camtumkan detail data diri Anda
Pengutipan Berita dan Foto, Cantumkan Riaurealita.com Sebagai Sumber Tanpa Penyingkatan

Video