BMKG Peringatkan Hujan Lebat Sabtu Ini, Aceh dan Sumatra Berstatus Siaga

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:22:58 WIB
BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat hingga sangat lebat untuk sejumlah wilayah Indonesia p

RIAUREALITA.COM — BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan lebat hingga sangat lebat untuk sejumlah wilayah Indonesia pada Sabtu (10/10), dengan Aceh dan Sumatra Utara berstatus Siaga. Peringatan ini berlaku di tengah kondisi atmosfer yang masih dipengaruhi El Nino kuat dan Indian Ocean Dipole positif. Meski secara umum kering, dinamika atmosfer lokal tetap membuka peluang hujan intensitas tinggi disertai angin kencang di 14 provinsi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca untuk periode 8-10 Oktober 2026. Sebanyak 14 wilayah diprakirakan mengalami hujan sedang hingga sangat lebat, sementara Sulawesi Utara berpotensi dilanda angin kencang.

Peringatan ini muncul saat sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam kondisi atmosfer kering. El Nino dengan intensitas sangat kuat dan IOD positif disebut menjadi penyebab utama berkurangnya pasokan kelembapan di banyak daerah.

Wilayah Berstatus Siaga dan Waspada

Aceh dan Sumatra Utara masuk kategori Siaga karena berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat. Status ini menandakan perlunya kewaspadaan lebih tinggi terhadap risiko banjir dan longsor di kedua provinsi tersebut.

Sementara itu, wilayah berstatus Waspada meliputi Sumatra Barat, Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Papua. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau petir berpotensi terjadi di wilayah-wilayah ini.

BMKG memastikan tidak ada wilayah Indonesia yang masuk kategori Awas atau berpotensi mengalami hujan sangat lebat hingga ekstrem pada hari ini.

Daftar Lengkap Wilayah Terdampak

Berikut wilayah yang diprediksi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat pada Sabtu (10/10):

  • Aceh (hujan lebat-sangat lebat)
  • Sumatra Utara (hujan lebat-sangat lebat)
  • Sumatra Barat
  • Riau
  • Jambi
  • Sumatra Selatan
  • Kepulauan Bangka Belitung
  • Bengkulu
  • Jawa Barat
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Utara
  • Sulawesi Tengah
  • Papua

Untuk angin kencang, BMKG hanya memasukkan Sulawesi Utara dalam daftar peringatan dini.

Kondisi Curah Hujan Dasarian II Oktober

Pada Dasarian II Oktober 2026, sekitar 66,09 persen wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan kategori rendah dengan 0-50 mm per dasarian. Kategori menengah dengan 50-150 mm per dasarian mencakup 32,67 persen wilayah, sedangkan kategori tinggi dengan 150-300 mm per dasarian hanya 1,24 persen.

Angka ini menunjukkan pergeseran dibanding Dasarian I Oktober 2026. Saat itu, 79,65 persen wilayah berada di kategori rendah, 19,99 persen menengah, dan 0,36 persen tinggi. Artinya, proporsi wilayah dengan curah hujan menengah dan tinggi meningkat pada dasarian kedua.

BMKG menyebut dominasi curah hujan rendah menandakan kondisi kering masih berpotensi berlanjut. Wilayah yang sebelumnya mengalami periode tanpa hujan berkepanjangan perlu mewaspadai risiko kekeringan.

Penyebab Hujan di Tengah Kondisi Kering

Meski El Nino dan IOD positif menghambat pertumbuhan awan hujan, BMKG mencatat adanya faktor regional dan lokal yang tetap membuka peluang hujan. Aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial terpantau di sebagian kecil Kalimantan Utara.

Zona perlambatan dan pertemuan angin diprakirakan terbentuk di Sumatra, Jawa bagian barat, Kalimantan, dan Papua. Suhu muka laut yang relatif hangat turut mendukung peningkatan kelembapan dan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah.

"Kombinasi kedua fenomena iklim tersebut cenderung menghambat pertumbuhan awan hujan dan mengurangi pasokan kelembapan di sebagian wilayah Indonesia," kata BMKG dalam keterangannya, Kamis (8/10).

Kombinasi antara kondisi kering yang dominan dan dinamika atmosfer lokal inilah yang membuat hujan lebat tetap mungkin terjadi secara sporadis, meski tidak merata.

Implikasi bagi Warga dan Pelaku Usaha

Bagi masyarakat di wilayah berstatus Siaga dan Waspada, BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi banjir, genangan, dan pohon tumbang akibat angin kencang. Pengguna transportasi darat dan penerbangan di Aceh, Sumatra Utara, dan Sulawesi Utara disarankan memantau pembaruan cuaca sebelum bepergian.

Pelaku usaha di sektor pertanian, logistik, dan konstruksi di wilayah terdampak perlu mengantisipasi gangguan operasional akibat hujan intensitas tinggi yang datang tiba-tiba. Sementara itu, daerah yang masih dilanda kekeringan tetap memerlukan manajemen air yang hati-hati.

BMKG akan terus memperbarui peringatan dini cuaca seiring perkembangan dinamika atmosfer. Masyarakat dapat memantau informasi terkini melalui kanal resmi BMKG untuk mengantisipasi perubahan kondisi di wilayah masing-masing.

Terkini