RIAUREALITA.COM — Pengamat sepak bola nasional Supriyono Prima menilai Joey Pelupessy membutuhkan pelapis sepadan di lini tengah Timnas Indonesia. Menurutnya, Rivaldo Pakpahan dari Borneo FC layak dipertimbangkan mengisi posisi tersebut. Penilaian itu muncul setelah Pelupessy tampil tanpa henti sepanjang FIFA ASEAN Cup 2026.
Supriyono menyoroti pentingnya kedalaman skuad di sektor gelandang bertahan. Ia menilai posisi Pelupessy saat ini nyaris tanpa alternatif sepadan di skuad Garuda. Kondisi itu berisiko ketika turnamen berjalan panjang.
Pemain berusia 33 tahun tersebut menjadi starter di setiap laga FIFA ASEAN Cup 2026. Ia selalu bermain penuh 90 menit. Pada partai final melawan Thailand, Pelupessy bahkan bertahan hingga 120 menit termasuk babak tambahan.
Alasan Pelupessy Perlu Pelapis Menurut Supriyono
Supriyono menilai konsep turnamen menuntut setiap posisi punya pengganti yang siap. Ia mengingatkan risiko kartu kuning hingga kartu merah yang bisa membuat pemain absen mendadak.
"Untuk konsep turnamen tentu butuh karena kita tidak tahu kondisi ke depannya seperti apa. Terus kemudian khawatir kena kartu kuning atau kartu merah," kata Supriyono kepada CNN Indonesia, Rabu (7/10).
Pemain SK Lommel itu disebut Supriyono sebagai salah satu sosok paling konsisten di skuad Garuda. Konsistensi tersebut justru membuat ketergantungan pada satu pemain semakin terasa.
Rivaldo Pakpahan Jadi Opsi Potensial
Supriyono menyebut gelandang Borneo FC, Rivaldo Pakpahan, sebagai kandidat kuat pelapis Pelupessy. Pemain 23 tahun itu dinilai punya karakter permainan yang cocok dengan kebutuhan lini tengah Timnas.
"Saya sampaikan Rivaldo Pakpahan bisa jadi salah satu opsi dengan melihat karakternya di Borneo FC," ujar Supriyono berdasarkan pengamatannya pada kompetisi domestik.
Usia muda Rivaldo dianggap menguntungkan untuk jangka panjang. Ia masih punya ruang berkembang sekaligus bisa menjadi investasi skuad di agenda-agenda berikutnya.
Lini Tengah Jadi Fokus John Herdman
Selain Pelupessy, Supriyono menilai Thom Haye juga memerlukan pengisi alternatif. Kedua nama itu disebutnya perlu perhatian khusus pelatih John Herdman pada agenda Timnas Indonesia berikutnya.
Ia lantas menyebut Ricky Kambuaya sebagai sosok yang layak dipertimbangkan. Menurutnya, Kambuaya punya kualitas untuk mengisi kebutuhan di sektor tengah.
"Ricky Kambuaya itu bagus. Egy juga sebenarnya bagus, tapi untuk intensitas pertandingan tinggi kadang-kadang staminanya dalam 90 menit belum bisa kita lihat," ujarnya.
Soal Egy Maulana Vikri, Supriyono mengakui kehadirannya membawa dampak berbeda. Ia menilai Egy mampu menusuk ke dalam dan menjadi pemantik serangan.
"Tapi kita tahu kehadiran Egy itu membawa warna berbeda di pertandingan kemarin. Dia bisa tusuk ke dalam dan jadi pemantik," ucap mantan pemain Timnas Indonesia itu.
Daftar Nama yang Disebut Supriyono
- Joey Pelupessy — starter tetap, butuh pelapis sepadan
- Rivaldo Pakpahan — opsi potensial dari Borneo FC
- Thom Haye — dinilai perlu pengisi alternatif
- Ricky Kambuaya — layak dipertimbangkan di lini tengah
- Egy Maulana Vikri — bawa warna berbeda, tapi staminanya jadi catatan
Catatan Supriyono soal stamina Egy menjadi sorotan tersendiri. Menurutnya, intensitas pertandingan tinggi menuntut pemain mampu bertahan penuh sepanjang 90 menit.
Evaluasi lini tengah bakal jadi salah satu PR John Herdman. Kedalaman skuad di sektor itu menentukan seberapa jauh Timnas Indonesia bisa melangkah di agenda-agenda selanjutnya.